×

Pencarian

Viral! Video Diduga Napi Main HP dari Dalam Lapas Curup Hebohkan Publik, Pengawasan Dipertanyakan hingga Muncul Dugaan Keterlibatan Oknum

KABARDARING.ID – Sebuah video yang diduga memperlihatkan warga binaan menggunakan telepon genggam dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup viral di media sosial dan langsung menghebohkan publik. Rekaman tersebut memicu sorotan luas sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai pengawasan terhadap peredaran barang terlarang di dalam lapas.

Video tersebut beredar melalui grup Facebook Curup Kota Idaman. Dalam unggahan yang menyertai rekaman itu, seorang warganet mempertanyakan bagaimana telepon genggam diduga masih dapat digunakan oleh warga binaan di tengah komitmen pemberantasan handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Unggahan itu kemudian ramai mendapat tanggapan. Sejumlah warganet mendesak pihak Lapas Curup segera mengusut asal-usul video, memastikan lokasi dan waktu perekaman, serta menelusuri bagaimana telepon genggam tersebut diduga bisa berada di tangan warga binaan apabila rekaman itu benar dibuat dari dalam lapas.

Sorotan publik semakin tajam karena telepon genggam merupakan barang yang dilarang dimiliki maupun digunakan oleh warga binaan. Keberadaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas dinilai berpotensi membuka celah terjadinya berbagai pelanggaran, termasuk penyalahgunaan komunikasi untuk melakukan tindak pidana dari balik jeruji besi.

Munculnya video tersebut juga memicu beragam spekulasi dan tudingan di media sosial mengenai dugaan keterlibatan oknum petugas dalam masuknya telepon genggam ke dalam lapas. Namun, seluruh tudingan itu hingga kini belum dapat dipastikan kebenarannya dan harus dibuktikan melalui pemeriksaan serta penyelidikan secara menyeluruh berdasarkan fakta.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan video itu direkam, siapa yang merekamnya, serta bagaimana telepon genggam tersebut diduga bisa masuk ke dalam lingkungan Lapas Curup. Identitas warga binaan yang terlihat dalam rekaman maupun keaslian lokasi pengambilan video juga masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Curup, Dudi, saat dikonfirmasi terkait video yang viral tersebut belum memberikan keterangan secara terperinci. Pihaknya menyatakan masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap rekaman yang telah beredar luas di media sosial.

Pendalaman tersebut dinilai sangat penting untuk mengungkap fakta sebenarnya, termasuk memeriksa warga binaan yang diduga berada dalam video, menelusuri asal-usul telepon genggam, memastikan jalur masuknya barang terlarang tersebut, serta memastikan ada atau tidaknya kelalaian maupun keterlibatan oknum petugas dalam dugaan pelanggaran yang menjadi perhatian publik.

Publik kini menunggu langkah tegas, cepat, dan transparan dari pihak Lapas Curup serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat mendesak agar warga binaan maupun oknum petugas yang terbukti terlibat diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

Kasus ini menjadi ujian serius terhadap komitmen pemberantasan peredaran handphone di lingkungan pemasyarakatan. Klarifikasi terbuka, hasil pemeriksaan yang transparan, serta tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti melanggar sangat dibutuhkan untuk menjawab polemik yang berkembang sekaligus memastikan pengawasan di dalam Lapas Curup benar-benar berjalan sesuai aturan dan tidak berhenti sebatas slogan. ***