KABARDARING.ID — Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali mengambil langkah strategis dalam mempercepat pembangunan dan penanganan kemiskinan melalui audiensi dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia.
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, bersama Wakil Bupati Rahmadi AB hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Rombongan yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) serta Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko itu diterima oleh Kepala Badan Taskin RI, Budiman Sudjatmiko, beserta jajaran deputi dan direktur jenderal.
Dalam pemaparannya, Bupati menyoroti keterkaitan erat antara infrastruktur dasar dan tingkat kemiskinan. Kondisi jalan dan jembatan, akses pendidikan, hingga konektivitas menuju sentra produksi pertanian disebut sebagai faktor krusial yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Konektivitas menentukan pertumbuhan. Jika akses ke lahan produksi baik, distribusi lancar dan biaya logistik turun, maka pendapatan petani ikut meningkat. Di situlah kemiskinan bisa ditekan secara nyata,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Mukomuko juga mengusulkan penguatan program pemberdayaan masyarakat serta dukungan terhadap sektor-sektor produktif. Intervensi lintas kementerian dinilai penting agar program pengentasan kemiskinan berjalan terintegrasi dan berkelanjutan.
Audiensi ini menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi lebih kuat antara pusat dan daerah, sekaligus membuka peluang agar Mukomuko masuk dalam prioritas nasional penanganan kemiskinan.
Langkah jemput bola tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara langsung ke tingkat pusat, dengan harapan kebijakan yang dihasilkan mampu memberi dampak konkret bagi peningkatan kesejahteraan warga Mukomuko. ***
