KABARDARING.ID – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mulai mempersiapkan pondasi penyusunan anggaran tahun 2027. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membahas penyusunan standar harga barang dan jasa guna memastikan setiap anggaran daerah digunakan secara tepat sasaran dan terhindar dari potensi pemborosan.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam Rapat Laporan Pendahuluan Penyusunan Standar Harga Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Ruang Command Center Pemkab Bengkulu Utara, Kamis (11/6/2026).
Rapat dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bengkulu Utara, Ir. Alfian, M.M. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa penyusunan standar harga bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi instrumen penting dalam menciptakan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Menurut Alfian, standar harga yang akurat akan menjadi acuan utama bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun program dan kegiatan pembangunan pada tahun anggaran mendatang.
"Standar harga yang disusun harus benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan agar perencanaan anggaran lebih tepat, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Alfian juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan harga satuan dengan perkembangan pasar terkini. Langkah ini dinilai krusial untuk menghindari kesalahan perhitungan maupun potensi pembengkakan anggaran yang dapat menghambat efektivitas pembangunan daerah.
Selain itu, penyusunan standar harga yang dilakukan lebih awal diharapkan mampu mendukung proses perencanaan dan penganggaran Tahun Anggaran 2027 agar berjalan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas data yang digunakan.
Rapat yang dihadiri para kepala OPD, tim penyusun standar harga, dan sejumlah pihak terkait itu membahas berbagai komponen harga barang dan jasa yang nantinya akan menjadi pedoman resmi bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bengkulu Utara.
Suasana rapat berlangsung dinamis dengan sesi pemaparan materi serta diskusi interaktif. Berbagai masukan disampaikan peserta guna memastikan standar harga yang dirumuskan mampu menyesuaikan kondisi ekonomi daerah dan kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.
Melalui pembahasan sejak dini ini, Pemkab Bengkulu Utara berharap dapat meminimalisir deviasi anggaran sekaligus memastikan program pembangunan tahun 2027 berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***
