Pemprov Bengkulu Genjot Transformasi Digital, Aplikasi E-Presensi Mobile Kini Direplikasi ke Daerah

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi aplikasi E-Presensi Mobile dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kepahiang/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:27:48 WIB

KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi aplikasi E-Presensi Mobile dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kepahiang.

Kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus memperluas pemanfaatan inovasi digital yang telah dikembangkan Pemprov Bengkulu agar dapat diterapkan di pemerintah kabupaten.

Penandatanganan PKS berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (6/7), dan disaksikan langsung Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Sekda Bengkulu Selatan Susmanto, serta Sekda Kepahiang Hartono.

Dokumen kerja sama ditandatangani Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa bersama Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bengkulu Selatan Decky Zulkarnain dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Kepahiang Kushadi Cahyadi.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan transformasi digital tidak akan berjalan maksimal tanpa kolaborasi antarpemerintah daerah.

"Pemerintah Provinsi Bengkulu memandang transformasi digital akan berjalan lebih optimal apabila dilaksanakan secara sinergis dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota sebagai mitra strategis," ujar Herwan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi aplikasi E-Presensi Mobile dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kepahiang

Menurutnya, replikasi aplikasi E-Presensi Mobile bukan sekadar menghadirkan sistem absensi digital, tetapi juga menjadi langkah memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data.

Ia menambahkan, setiap daerah tetap memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan penerapan aplikasi sesuai kebutuhan, kesiapan infrastruktur, dan karakteristik masing-masing.

Herwan optimistis kolaborasi ini akan meningkatkan efisiensi anggaran, mengurangi duplikasi pengembangan aplikasi, mempercepat digitalisasi layanan pemerintahan, sekaligus memperkuat pertukaran pengetahuan antardaerah.

"Keberhasilan sistem digital tidak hanya bergantung pada aplikasi dan infrastruktur, tetapi juga tata kelola, kualitas data, keamanan informasi, kapasitas SDM, serta komitmen seluruh pihak dalam menjalankannya secara konsisten," tegasnya.

Melalui kerja sama ini, seluruh perangkat daerah dan tim teknis diminta segera menyusun tahapan implementasi, melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan daerah, serta menyiapkan mekanisme pendampingan dan evaluasi secara berkala.

Pemprov Bengkulu berharap replikasi E-Presensi Mobile mampu meningkatkan disiplin aparatur, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta mendorong kualitas pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, dan modern.

Kerja sama ini juga menjadi langkah awal memperkuat ekosistem pemerintahan digital di Provinsi Bengkulu melalui semangat kolaborasi dan berbagi inovasi antardaerah. ***

Reporter: Redaksi