KABARDARING.ID – Minat masyarakat Bengkulu mengikuti Gerakan Nasional 1.448.000 Verifikasi Arah Kiblat terus meningkat. Hingga Kamis (9/7/2026), sebanyak 8.668 peserta telah mendaftar dari target 30.300 peserta yang ditetapkan untuk Provinsi Bengkulu.
Melihat masih tersedianya waktu sebelum pelaksanaan kegiatan, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan seluruh jajaran dan partisipasi masyarakat.
Data sementara menunjukkan Kabupaten Bengkulu Utara menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 1.519 pendaftar, disusul Seluma sebanyak 1.377 peserta, Rejang Lebong 1.296 peserta, dan Kota Bengkulu 1.058 peserta. Sementara kabupaten lainnya juga terus menunjukkan peningkatan jumlah pendaftar.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, meminta seluruh jajaran, khususnya penghulu dan penyuluh agama Islam, aktif mengajak masyarakat mengikuti gerakan nasional tersebut.
Ia menargetkan setiap penghulu dan penyuluh mampu mengajak sedikitnya 50 peserta untuk ikut mendaftar, sehingga target Provinsi Bengkulu dapat segera terpenuhi.
Saefudin juga mengundang seluruh umat Islam, pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, madrasah, sekolah, perguruan tinggi, hingga organisasi kemasyarakatan Islam agar memanfaatkan momentum ini untuk memastikan arah kiblat dengan metode ilmiah yang sederhana dan akurat.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar memastikan ketepatan arah kiblat, tetapi juga menjadi sarana edukasi ilmu falak sekaligus meningkatkan kualitas ibadah masyarakat.
Gerakan Nasional Verifikasi Arah Kiblat merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1448 Hijriah yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.
Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais) Kanwil Kemenag Bengkulu, H. Pahrizal, M.Si, menjelaskan fenomena astronomi yang dimanfaatkan untuk verifikasi arah kiblat akan terjadi pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Pada waktu tersebut, masyarakat cukup menyiapkan benda yang berdiri tegak lurus, kemudian mengamati arah bayangannya untuk mengetahui arah kiblat secara akurat.
Kemenag mengimbau masyarakat yang belum mendaftar agar segera bergabung melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia, sehingga dapat menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. ***
