×

Pencarian

Kemendikdasmen Bangun PLTS di Sekolah 3T, Pemerataan Pendidikan Masuk Babak Baru

KABARDARING.ID – Pemerintah terus memperkuat pemerataan akses pendidikan hingga ke pelosok negeri. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sekolah-sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum terjangkau jaringan listrik. Kebijakan ini menjadi salah satu isu pendidikan yang menyita perhatian publik pada 3 Juli 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan penyediaan listrik menjadi kebutuhan mendasar agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal. Kehadiran PLTS diharapkan mendukung penggunaan perangkat pembelajaran digital sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah terpencil.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemendikdasmen dengan PT PLN sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan fasilitas pendidikan. Sekolah-sekolah di wilayah 3T selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk pasokan listrik yang belum stabil bahkan belum tersedia sama sekali.

Selain menghadirkan listrik ramah lingkungan, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi pembelajaran agar siswa di daerah terpencil memperoleh kesempatan belajar yang setara dengan sekolah di wilayah perkotaan. Melalui dukungan infrastruktur tersebut, pemanfaatan komputer, internet, hingga media pembelajaran digital diharapkan semakin optimal.

Kemendikdasmen menegaskan, pemerataan akses pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan ruang kelas dan revitalisasi sekolah, tetapi juga dengan memastikan seluruh peserta didik memiliki akses terhadap energi yang memadai untuk mendukung proses belajar.

Langkah ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah sekaligus mempercepat transformasi pendidikan nasional menuju sistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ***