KABARDARING.ID – Udara dingin dan kabut tipis yang menyelimuti Bukit Kaba, Minggu pagi (17/05/2026), tak menyurutkan semangat ratusan peserta Trail Run Kaba Fest 2026. Sejak pagi, kawasan wisata andalan Rejang Lebong itu dipadati peserta, komunitas pecinta alam, wisatawan, hingga warga yang ikut menikmati kemeriahan event tahunan tersebut.
Menariknya, event sport tourism ini juga diikuti peserta berusia 64 tahun yang tetap antusias menaklukkan jalur Bukit Kaba bersama peserta lainnya. Kehadiran peserta lintas usia tersebut menambah semarak sekaligus menjadi bukti bahwa pesona Bukit Kaba mampu menarik perhatian berbagai kalangan.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Pariwisata sukses menggelar puncak Event Trail Run Kaba Fest 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun Kota Curup ke-146.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, SSTP., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Murlin Hunizar, SP., M.Si., Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Sekretaris Daerah Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, SE., MM., para asisten, kepala OPD, BKSDA, Basarnas, unsur TNI-Polri, sponsor kegiatan khususnya Bank Indonesia, komunitas olahraga dan pecinta alam, panitia, peserta, hingga masyarakat setempat.
Di sepanjang jalur menuju Bukit Kaba, peserta disuguhi panorama pegunungan yang hijau, udara segar, serta pemandangan kawah yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut. Tidak sedikit peserta yang berhenti sejenak untuk mengabadikan momen sambil menikmati keindahan alam Bukit Kaba.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Hendri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong beserta seluruh pihak yang telah mendukung dan mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Termasuk BKSDA yang telah memberikan izin pelaksanaan kegiatan serta para sponsor yang telah ikut berpartisipasi mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Hendri.
Menurutnya, Kaba Fest 2026 bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan wisata alam Kabupaten Rejang Lebong kepada masyarakat luas melalui konsep sport tourism.
“Kita memiliki Bukit Kaba sebagai salah satu kekayaan alam terbaik yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong. Keindahan alamnya, udara pegunungan yang sejuk, panorama kawah, serta pemandangannya memiliki daya tarik luar biasa. Saya meyakini keindahan Bukit Kaba tidak kalah dengan gunung-gunung wisata yang sudah lebih dahulu terkenal di Indonesia,” katanya.
Hendri optimistis kegiatan seperti Kaba Fest akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Rejang Lebong.
Ia menilai meningkatnya kunjungan wisatawan nantinya akan ikut menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama sektor UMKM, penginapan, kuliner, hingga transportasi lokal.
Di sekitar lokasi kegiatan, puluhan pelaku UMKM tampak memanfaatkan momentum tersebut dengan menjual berbagai produk makanan, minuman hangat, hingga jajanan khas daerah. Suasana ramai pengunjung membuat kawasan Bukit Kaba terasa hidup sepanjang kegiatan berlangsung.
“Harapan kita tentu kegiatan ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Rejang Lebong sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Selain menghadirkan trail run, Kaba Fest 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan bernuansa lingkungan dan seni yang melibatkan masyarakat.
Mulai dari camping bersama, bazar UMKM, lomba kebut Kaba beregu dan perorangan, lomba bersih gunung, lomba akustik alam, lomba puisi alam, penampilan band performance, hingga pembagian doorprize.
“Ini menunjukkan bahwa pariwisata dapat menjadi sarana membangun kepedulian, kreativitas, dan kebersamaan,” lanjut Hendri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong Riki Irawan, S.Sos., M.Si., mengatakan Kaba Fest 2026 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah, baik dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, maupun luar daerah seperti Jambi, Palembang, Padang, dan Lubuk Linggau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Kami meyakini Bukit Kaba memiliki potensi alam yang luar biasa. Melalui event ini, kami berharap Bukit Kaba semakin dikenal luas dan menjadi daya tarik wisata alam di Rejang Lebong,” ujarnya.
Riki juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sumber Urip yang turut mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap Kaba Fest dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda rutin tahunan daerah karena dinilai mampu membangkitkan sektor pariwisata sekaligus memperkuat promosi wisata alam Kabupaten Rejang Lebong secara lebih luas.
Dalam puncak kegiatan tersebut juga diumumkan para juara dari berbagai kategori perlombaan yang digelar selama Kaba Fest 2026 berlangsung.
Kategori Kebut Kaba Beregu
Juara I
Rusdianto
Fahri Simanullang
Ifho Novian Ambar W
(Asal Curup)
Juara II
M Faqih Ardiansyah
Galang Erlangga
Raihan Rizakwan
(Asal Argamakmur)
Juara III
Gio Aria Saputra
Muhammad Ichsan Rivai
Dwiki Apriansyah
(Asal Lubuk Linggau)
Kategori Bersih Gunung
Juara I
M Yuda Akbari Rehan
Aqila
Ravana Gustira
(Asal Muaro Bungo)
Juara II
Mujiyanto Palbes
Rando
Aryan
(Asal Lubuk Linggau)
Juara III
Ulhak
Diak Ulhak
Mawrdial Afarizi
(Asal Jambi)
Kategori Kebut Kaba Perorangan Putra
Juara I
Rusdianto (Curup)
Juara II
Muhammad Erwin (Curup)
Juara III
Fahri Alfredo Simanullang (Rejang Lebong)
Kategori Kebut Kaba Perorangan Putri
Juara I
Winda (Bengkulu)
Juara II
Hazel Triana (Ikona Adventure Curup)
Juara III
Dinda Imeiza Puti (Curup)
Kategori Puisi Alam
Juara I
Zaskia Ananda Larasati
Juara II
Putri Mayangsari (Lubuk Linggau)
Juara III
Fujiyama (Curup)
Untuk diketahui, Kaba Fest 2026 digelar selama empat hari mulai 14 hingga 17 Mei 2026 dan menghadirkan berbagai kegiatan sport tourism, seni, budaya, serta aksi peduli lingkungan yang melibatkan masyarakat dan komunitas pecinta alam. ***
