KABARDARING.ID – Warga Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, Minggu siang (3/5/2026) digegerkan dengan aksi pembacokan terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun. Korban mengalami luka serius di bagian leher dan pipi setelah diserang menggunakan sebilah sabit oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa.
Korban diketahui bernama Naura Nasya Fadillah (9), seorang pelajar yang tinggal di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di depan rumah korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, saat itu korban sedang duduk di depan warung rumahnya. Tiba-tiba datang seorang pria bernama Sopian yang langsung menanyakan keberadaan ayah korban.
“Pelaku bertanya kepada korban, ‘di mana ayahmu?’, lalu korban menjawab ayahnya sedang pergi memancing,” ungkap Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani dalam keterangannya.
Usai mendapat jawaban tersebut, pelaku tiba-tiba bergerak ke belakang korban, memegang kepala korban dan langsung mengayunkan sabit ke arah leher dan pipi kanan korban.
“Korban mengalami luka bacok di bagian leher sepanjang 17 sentimeter dengan kedalaman sekitar 1,5 sentimeter dan lebar 4 sentimeter. Selain itu terdapat luka di pipi kanan sepanjang 7 sentimeter,” jelas Agoeng.
Meski mengalami luka serius, korban masih dalam keadaan sadar dan sempat berlari menyelamatkan diri sebelum akhirnya bertemu seorang warga bernama Sukma. Sementara pelaku langsung melarikan diri melalui jalan samping rumah korban.

Petugas piket Satreskrim Polres Lebong bersama personel Polsek Lebong Utara yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi.
Korban kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Rejang Lebong untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran dan pendalaman terhadap pelaku.
“Anggota sudah melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari pembuatan laporan polisi, olah TKP, pemeriksaan saksi hingga upaya mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Rumah Sakit Jiwa karena pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.
“Dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa, namun tetap akan kami dalami melalui pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolres. ***
