KABARDARING.ID – Kecelakaan fatal mengguncang dunia penerbangan setelah pesawat milik Air Canada terlibat tabrakan di darat dengan kendaraan darurat bandara di New York, Minggu (22/3) malam waktu setempat.
Insiden terjadi di Bandara LaGuardia saat pesawat regional dengan nomor penerbangan 8646 yang dioperasikan Jazz Aviation baru saja mendarat dari Montreal. Dalam kondisi malam dan visibilitas terbatas, pesawat menghantam kendaraan pemadam Aircraft Rescue and Firefighting (ARFF) yang sedang berada di area landasan.
Benturan keras tak terhindarkan. Dua pilot dilaporkan meninggal dunia di lokasi, sementara puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Menurut otoritas setempat, total 72 penumpang dan empat awak berada di dalam pesawat saat kejadian. Sedikitnya 43 orang harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, termasuk dua petugas bandara yang berada di kendaraan ARFF.
Direktur Eksekutif Port Authority of New York and New Jersey, Kathryn Garcia, memastikan seluruh penumpang telah terdata dan dievakuasi dengan aman. Ia juga menyebut seorang anak yang bepergian sendiri berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Data penerbangan awal dari Flightradar24 menunjukkan pesawat masih melaju dengan kecepatan tinggi saat tabrakan terjadi. Rekaman komunikasi lalu lintas udara mengindikasikan kendaraan ARFF sempat diizinkan melintas, namun kemudian diperintahkan berhenti sesaat sebelum benturan.
Administrator Federal Aviation Administration, Bryan Bedford, mengungkapkan kendaraan tersebut sedang merespons insiden lain di bandara. Ia juga menyoroti kondisi cuaca berkabut yang berpotensi mengganggu jarak pandang.
Akibat kejadian ini, Bandara LaGuardia langsung ditutup total selama beberapa jam sebelum kembali beroperasi terbatas keesokan harinya. Landasan pacu lokasi insiden masih ditutup untuk kepentingan investigasi.
Penyelidikan kini dipimpin National Transportation Safety Board (NTSB) dengan dukungan otoritas Kanada. Ketua NTSB, Jennifer Homendy, menyatakan kotak hitam pesawat telah ditemukan dan akan menjadi kunci mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menegaskan investigasi akan dikawal hingga tuntas.
“Kami tidak akan berhenti sampai semua fakta terungkap,” tegasnya dikutip ABC News.
Sementara itu, CEO Air Canada, Michael Rousseau, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan memastikan maskapai akan bekerja sama penuh dalam proses penyelidikan.
Hingga kini, penyebab pasti tabrakan masih belum diketahui. Namun tragedi ini kembali menjadi pengingat serius akan pentingnya koordinasi ketat di area bandara, terutama dalam situasi darurat dan cuaca buruk. ***
