KABARDARING.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses masyarakat. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, didampingi Wakil Gubernur Mian, secara resmi meluncurkan program Samsat Desa di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Bengkulu Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (28/2).
Peluncuran Samsat Desa ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Inovasi tersebut diharapkan mampu memangkas jarak, waktu, dan biaya yang selama ini menjadi kendala bagi warga yang harus datang ke ibu kota kabupaten atau kota.
Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa kehadiran Samsat Desa merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam mempermudah urusan masyarakat.

“Samsat Desa ini kita hadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota, cukup di kecamatan bahkan dekat dengan desa masing-masing,” ujar Helmi.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Bengkulu yang selama ini menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah taat pajak. Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada rakyat melalui program Bantu Rakyat, pembangunan infrastruktur Jalan Mulus, serta layanan Ambulans Gratis yang seluruhnya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Program Samsat Desa melibatkan berbagai mitra pelayanan guna memastikan proses berjalan cepat, tertib, dan akuntabel. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bengkulu, Hadiyanto, menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk memberikan pelayanan yang efisien dengan waktu proses yang singkat.
“Seluruh proses pelayanan berlangsung cepat, estimasinya hanya sekitar dua hingga lima menit. Jika masyarakat mengalami kendala, petugas kami siap membantu agar pelayanan semakin mudah dan pendapatan daerah dapat meningkat,” jelasnya.
Kehadiran Samsat Desa pun disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang wajib pajak, Pujiono (52), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut.
“Alhamdulillah, sekarang bayar pajak jadi mudah. Dulu harus ke kota, sekarang dekat. Programnya bagus, semoga pelayanannya semakin baik sehingga masyarakat benar-benar terbantu,” ungkapnya.
Melalui program Samsat Desa, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pelayanan publik semakin inklusif, efisien, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa. Langkah ini menjadi wujud nyata upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan yang ramah, cepat, serta berdampak langsung bagi rakyat. ***
