×

Pencarian

Pemkab Bengkulu Tengah Ikuti Rakor Wilayah Barat P2DD 2026

KABARDARING.ID – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Wilayah Barat Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat Bupati (RRB), Senin (09/02/2026).

Rakor tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta undangan lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri secara daring oleh para kepala daerah atau perwakilannya, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPW BI) wilayah barat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Rakor secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Paduka KGPAA Paku Alam X. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Rakor ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu strategis serta melakukan sosialisasi kriteria Championship P2DD Tahun 2026.

“Secara nasional, capaian digitalisasi transaksi pemerintah daerah telah mencapai 93,6 persen dari total 546 pemerintah daerah. Ini menunjukkan tren yang sangat positif dan perlu terus ditingkatkan,” ungkap perwakilan Bank Indonesia dalam paparannya.

Rapat Koordinasi (Rakor) Wilayah Barat Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting

Selain itu, dipaparkan pula perkembangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, meliputi tingkat akseptasi digital, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis digital, perkembangan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada segmen pemerintah, capaian transaksi QRIS, hingga perkembangan transaksi QRIS lintas negara (cross border).

Melalui rakor ini, diharapkan pemerintah daerah dapat terus meningkatkan kualitas dan ketepatan implementasi action plan serta roadmap P2DD. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan mampu memperkuat kualitas implementasi P2DD dalam menyongsong Championship P2DD 2026, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), memperkuat sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), serta mereplikasi program-program digitalisasi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah.

Rakor kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Championship Tahun 2025, pemaparan program kerja Satuan Tugas P2DD Tahun 2026, kriteria evaluasi kinerja TP2DD Championship Tahun 2026, serta aspek penilaian program unggulan P2DD yang disampaikan oleh Sekretariat Satgas P2DD, Puji Gunawan. ***