KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu akhirnya menutup masa transisi panjang dalam struktur birokrasi. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 14 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) definitif, Rabu sore (28/1/2026), sekaligus menandai berakhirnya era pelaksana tugas (Plt) di sejumlah posisi strategis.
Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi pemerintahan provinsi. Selama beberapa waktu terakhir, pengisian jabatan dengan status Plt dinilai membuat sejumlah kebijakan berjalan normatif dan kurang progresif. Kini, dengan kepemimpinan definitif, roda birokrasi dituntut bergerak lebih agresif dalam menjawab kebutuhan publik.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur Mian menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal untuk bekerja lebih cepat dan nyata bagi masyarakat.
“Tidak ada waktu untuk beradaptasi terlalu lama. Saya minta para kepala dinas dan kepala biro yang baru dilantik segera berkoordinasi dan langsung tancap gas bersama Gubernur Helmi Hasan dan saya untuk membantu rakyat,” tegas Mian.
Menurutnya, keberhasilan pemerintahan daerah sangat ditentukan oleh kekompakan dan sinergi antarorganisasi perangkat daerah. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi ego sektoral yang justru menghambat pelayanan publik.
“Pemerintah provinsi adalah satu kesatuan. Hilangkan ego sektoral. Kalau koordinasi dan sinergi berjalan baik, tujuan untuk membantu masyarakat akan jauh lebih mudah dicapai,” ujarnya.
Selain soal koordinasi, Mian juga menantang para pejabat eselon II untuk berani berinovasi. Ia menilai, birokrasi tidak boleh hanya berjalan normatif, tetapi harus adaptif dan kreatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Inovasi dan kreativitas itu wajib. Saya berharap OPD mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru yang berdampak langsung bagi kemajuan Provinsi Bengkulu,” tutupnya.
Adapun 14 pejabat eselon II yang dilantik masing-masing mengisi posisi strategis sebagai berikut:
1. Rusmayadi Hasan – Kepala Badan Kepegawaian Daerah
2. Elfha Novita – Kepala Biro Organisasi
3. Abdul Hadi – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
4. Dr. Nelly Alesa – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik
5. dr. Hery Kurniawan – Direktur RSUD dr. M. Yunus
6. Sri Herlin Despita – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan
7. Muslim Azhari – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa
8. Nopri Walihan – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
9. Khirdes Lapendo Pasju – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
10. Rico Yulyana – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
11. Mif Tarul Ilmi – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
12. Hendra Gunawan – Kepala Biro Perekonomian
13. Tommy Irawan – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
14. Dadi Hartono – Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. ***
