Pemprov “GASPOL” Bangun Mukomuko, Dua Proyek Raksasa Ini Jadi Prioritas

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Mukomuko mulai tancap gas mempercepat pembangunan dua proyek infrastruktur strategis di wilayah Mukomuko/Media Center Bengkulu
Penulis: Ogi Mansyah
Jumat, 29 Mei 2026 | 12:50:38 WIB

KABARDARING.ID - Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Mukomuko mulai tancap gas mempercepat pembangunan dua proyek infrastruktur strategis di wilayah Mukomuko.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja yang digelar di ruang kerja Bupati Mukomuko, Jumat (29/5), yang dihadiri langsung Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, Bupati Mukomuko Choirul Huda, serta jajaran pejabat Pemprov dan Pemkab.

Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan bahwa pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota menjadi komitmen utama Pemprov Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan.

“Pak Gubernur Helmi Hasan mengarahkan agar tidak ada pilih kasih dalam pembangunan. Semua daerah akan dibangun sesuai skala prioritas,” tegas Mian.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Mukomuko mulai tancap gas mempercepat pembangunan dua proyek infrastruktur strategis di wilayah Mukomuko

Dua proyek besar yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2026 di Mukomuko yakni rekonstruksi Jalan Penarik–Lubuk Pinang sepanjang 4,5 kilometer dan pembangunan Jembatan Air Kereta di ruas Jalan Mukomuko–Pondok Batu–SP Yamaja (Pondok Kopi).

Meski kondisi fiskal daerah tengah mengalami efisiensi anggaran, Pemprov Bengkulu tetap optimistis proyek tersebut bisa direalisasikan.

“Kalau hanya mengandalkan APBD provinsi memang ada efisiensi. Tapi sekarang kami bersama Dinas PUPR, Bappeda, dan para asisten sedang menyiapkan pendampingan dengan sumber pendanaan lain melalui BJB,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Mukomuko Choirul Huda menyambut baik langkah cepat Pemprov Bengkulu dalam mendukung pembangunan daerahnya.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan demi percepatan pembangunan di Kabupaten Mukomuko,” ujar Choirul Huda.

Langkah percepatan pembangunan ini pun diharapkan mampu membuka akses konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mukomuko ke depan. ***

Reporter: Ogi Mansyah