Satpol PP Bengkulu Tertibkan Game Online Sediakan Bilik, Temukan Pasangan Pelajar di Dalam Kamar
KABARDARING.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan usaha game online yang meresahkan warga di Kelurahan Suka Merindu.
Laporan tersebut menyebutkan adanya tempat usaha game online yang menyediakan kamar atau bilik tertutup yang diduga kerap digunakan oleh pelajar laki-laki dan perempuan secara berpasangan, bahkan pada jam sekolah hingga sore hari.
Menindaklanjuti laporan itu, Satpol PP Kota Bengkulu bersama Lurah Suka Merindu melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, petugas diterima oleh pihak resepsionis dan kemudian diarahkan untuk melihat langsung kondisi kamar atau bilik yang tersedia di tempat usaha tersebut.
Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan sejumlah pelajar laki-laki dan perempuan berada dalam satu kamar atau bilik. Bahkan, beberapa di antaranya diduga melakukan perbuatan yang tidak sepatutnya.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan adanya praktik usaha yang menyediakan fasilitas tertutup seperti kamar atau bilik yang berpotensi disalahgunakan.
“Kami menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah, dan setelah kami cek langsung di lapangan, memang ditemukan pelajar berpasangan di dalam bilik. Ini tentu sangat memprihatinkan,” ujar Sahat.
Ia menegaskan bahwa keberadaan usaha game online yang menyediakan bilik tertutup harus menjadi perhatian serius, karena berpotensi melanggar norma serta berdampak negatif terhadap pelajar.
“Kami akan melakukan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut terhadap usaha tersebut. Jika ditemukan pelanggaran, tidak menutup kemungkinan akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Satpol PP juga mengimbau kepada para pemilik usaha agar tidak menyediakan fasilitas yang dapat disalahgunakan, serta meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada jam sekolah.
“Kami mengajak semua pihak, baik masyarakat maupun orang tua, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan melindungi generasi muda dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Sahat.