Gas Bersih-Bersih Pemerintahan! Inspektorat Bengkulu Diperkuat, Target Zero KKN 2026
KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu tancap gas memperkuat barisan pengawas internal. Inspektorat kini didorong menjadi benteng utama dalam mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan bersih dan transparan.
Penegasan itu disampaikan Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, saat penandatanganan Perjanjian Kerja Inspektorat, Senin (9/2/2026). Ia menegaskan, Inspektorat bukan sekadar pengawas, tetapi penjaga integritas pemerintahan.
“Inspektorat memiliki peran sangat penting dalam pengendalian dan pengawasan. Kita harus membangun komitmen kuat menjalankan tugas sesuai target dan program kerja tahun 2026,” tegas Nandar.
Inspektorat memegang peran strategis sebagai aparat pengawas internal pemerintah. Tugasnya tidak hanya memeriksa, tetapi juga memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.
Fungsi pengawasan meliputi audit, evaluasi, review, hingga pemantauan kinerja dan keuangan. Selain itu, Inspektorat juga berperan aktif dalam pencegahan korupsi dan mendorong reformasi birokrasi.
Pendekatan ini dilakukan sejak tahap perencanaan, bukan setelah masalah muncul.
“Pengawasan harus dimulai dari awal. Jangan menunggu masalah terjadi baru bergerak,” tegas Nandar.

Keberhasilan Pemerintah Provinsi Bengkulu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut menjadi bukti nyata pentingnya peran Inspektorat.
Namun pemerintah tidak ingin berpuas diri. Justru, penguatan Inspektorat menjadi langkah strategis agar prestasi tersebut terus terjaga dan pemerintahan semakin bersih.
Inspektur Provinsi Bengkulu, Heru Susanto, memastikan seluruh jajaran siap menjalankan tugas dengan integritas tinggi.
Saat ini, Inspektorat Bengkulu diperkuat oleh 152 pegawai, terdiri dari 141 ASN dan 11 PPPK.
“Kami berkomitmen memperkuat integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Pencegahan korupsi menjadi prioritas utama,” tegas Heru.
Penguatan Inspektorat menjadi bagian dari langkah besar Pemprov Bengkulu dalam membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat. ***