KABARDARING.ID – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mulai memanaskan mesin penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Bahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diingatkan agar tidak melakukan kesalahan dalam penyusunan program dan penganggaran.
Langkah itu ditandai dengan dibukanya Sosialisasi Penyusunan APBD TA 2027 oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP., M.Si., di Ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara, Senin (8/6/2026).
Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa penyusunan APBD tahun depan wajib mengacu pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang kini telah menggunakan fitur dan mekanisme terbaru yang lebih terintegrasi.
"Sistem ini digunakan secara seragam di seluruh Indonesia, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran hingga pertanggungjawaban," tegas Fitriyansyah.
Tak hanya itu, pembaruan SIPD kini mengintegrasikan berbagai sektor penting, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengelolaan aset daerah, akuntansi pelaporan hingga tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Karena itu, Sekda meminta seluruh operator, kasubag perencanaan, hingga pejabat di masing-masing OPD untuk benar-benar memahami sistem yang digunakan agar tidak terjadi kesalahan input maupun ketidaksinkronan program.
Pemkab Bengkulu Utara juga berpacu dengan waktu. Pasalnya, dalam waktu kurang dari satu bulan, rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) harus sudah disampaikan kepada DPRD.
"Paling lambat minggu kedua Juli, rancangan KUA dan PPAS sudah harus masuk ke Dewan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKAD Bengkulu Utara, Carles Jhonson, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri sekaligus upaya menyamakan persepsi seluruh SKPD dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.
Dengan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap seluruh program yang diusulkan nantinya benar-benar sinkron dengan RKPD dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif. ***
