KABARDARING.ID - Upaya Liverpool mengamankan tiket Liga Champions sedikit tersendat usai ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea di Anfield, Sabtu lalu. Tim asuhan Arne Slot sempat unggul cepat lewat gol indah Ryan Gravenberch, namun gagal mempertahankan dominasi hingga harus puas berbagi poin dengan The Blues.
Liverpool tampil meyakinkan di awal laga. Baru enam menit berjalan, Gravenberch melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang Chelsea. Virgil van Dijk bahkan nyaris menggandakan keunggulan, tetapi peluang emasnya terbuang sia-sia.
Masalah mulai muncul di lini belakang The Reds. Chelsea memanfaatkan lemahnya koordinasi pertahanan, terutama di sisi Curtis Jones yang dimainkan sebagai bek kanan darurat. Marc Cucurella berkali-kali mengeksploitasi area tersebut hingga membuat Giorgi Mamardashvili harus bekerja ekstra menjaga gawang Liverpool.
Petaka datang menjelang turun minum. Berawal dari situasi bola mati, Wesley Fofana sukses menyambar umpan rendah Enzo Fernandez tanpa kawalan berarti. Cody Gakpo terlihat kehilangan fokus dan gagal mengantisipasi pergerakan bek Chelsea tersebut, membuat skor berubah menjadi 1-1.
Chelsea sebenarnya sempat mencetak gol kedua di awal babak kedua lewat skema yang diselesaikan Cole Palmer, namun VAR menganulirnya karena Cucurella lebih dulu berada dalam posisi offside.
Liverpool mencoba bangkit. Sundulan Curtis Jones sempat masuk ke gawang tetapi dianulir karena offside, sementara Dominik Szoboszlai dan Van Dijk sama-sama membentur tiang gawang di sisa pertandingan.
Hingga laga usai, skor tetap bertahan 1-1. Hasil ini membuat Liverpool masih berada di jalur Liga Champions, tetapi performa yang kurang meyakinkan kembali memunculkan tekanan terhadap Arne Slot. ***
