KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian, Bengkulu berhasil meraih peringkat pertama nasional dalam penurunan tingkat pengangguran serta terbaik dalam pengendalian inflasi tahun 2026.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah melalui program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Capaian ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat berjalan dengan baik. Program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan, baik dalam membuka lapangan kerja maupun menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Nelly, Minggu (26/4/2026).

Prestasi tersebut diumumkan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Palembang.
Dalam penilaian tersebut, Bengkulu dinilai unggul dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Pada 2025, TPT Bengkulu tercatat sebesar 3,37 persen, terendah di Sumatera, dan kembali membaik menjadi 3,24 persen pada 2026 atau lebih baik dibanding rata-rata nasional.
Keberhasilan itu didukung sejumlah program unggulan, seperti Program Pembukaan Lowongan Kerja (Loker) Merah Putih, penguatan pendidikan vokasi khususnya SMK yang diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja, hingga pembinaan dan pengembangan UMKM.
Tak hanya itu, Bengkulu juga mencatat prestasi sebagai provinsi terbaik dalam pengendalian inflasi. Penilaian kategori tersebut mencakup stabilitas pangan, kepatuhan pelaporan, serta dukungan anggaran dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi daerah.
Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik per 1 April 2026, tingkat inflasi Bengkulu tercatat sebesar 2,85 persen secara nasional. Angka tersebut dinilai menunjukkan kondisi ekonomi yang stabil di tengah dinamika perekonomian nasional.
Nelly turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, yang dinilai berperan dalam menekan angka pengangguran di Provinsi Bengkulu.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” tutupnya. ***
