×

Pencarian

10 Jembatan Garuda Dibangun di Bengkulu, Gubernur Puji Peran TNI

KABARDARING.ID – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah dan TNI. Salah satunya diwujudkan lewat pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang tersebar di sejumlah wilayah.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif TNI dalam membantu pembangunan, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses.

“Terima kasih kepada Pangdam dan seluruh jajaran TNI yang telah hadir langsung di tengah masyarakat. Ini bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam pembangunan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Program pembangunan ini berada di bawah koordinasi Korem 041/Garuda Emas dan mencakup 10 jembatan gantung yang dibangun di berbagai kabupaten. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terisolasi serta mempermudah mobilitas warga.

Beberapa titik pembangunan di antaranya berada di Kabupaten Bengkulu Tengah, yakni di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, serta Desa Rajak Besi, Kecamatan Merigi Sakti. Kedua jembatan ini akan menghubungkan antar desa dan melayani ribuan warga.

Di Kabupaten Bengkulu Selatan, pembangunan dilakukan di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis. Sementara di Kabupaten Kaur, jembatan dibangun di Desa Cahaya Batin, Kecamatan Semidang Gumay.

Pembangunan juga menjangkau wilayah Rejang Lebong, tepatnya di Kelurahan Dwi Tunggal, Kecamatan Curup, serta Kabupaten Bengkulu Utara di Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau.

Untuk Kabupaten Seluma, terdapat dua titik pembangunan, yakni di Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara dan Desa Bandung Agung, Kecamatan Semidang Alas. Sedangkan di Kabupaten Mukomuko, jembatan dibangun di Desa Pondok Suguh, Kecamatan Pondok Suguh.

Menurut Gubernur, kehadiran jembatan-jembatan ini akan membawa dampak besar, tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah seperti ini harus terus dijaga. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tutupnya. ***