KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu memastikan ketersediaan ternak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan secara langsung di Kota Bengkulu serta sejumlah kabupaten di daerah tersebut.
Kepala Disnakeswan Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi hewan ternak dalam keadaan sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.
“InsyaAllah untuk stok daging sapi, kerbau dan telur aman. Kita sudah komunikasi dengan seluruh kabupaten/kota. Di Kota Bengkulu, daging ayam sempat mengalami kekurangan, tapi sekarang sudah kembali normal,” ujar Abdul Hadi kepada KabarDaring.ID, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar memastikan hewan yang dibeli dalam kondisi sehat dan memiliki surat keterangan kesehatan dari dokter hewan setempat. Selain itu, peternak dan pembeli diimbau memastikan hewan yang dibeli telah memenuhi syarat, baik dari segi umur maupun kesehatannya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan stok hewan ternak di daerah ini mencukupi. Setiap tahun kebutuhan daging sapi maupun kerbau di Provinsi Bengkulu mencapai sekitar 2.679.253 kilogram yang didistribusikan ke 10 kabupaten/kota.
Sementara itu, harga daging sapi di pasaran saat ini berada pada kisaran Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.
Abdul Hadi menambahkan, proses pemotongan hewan diperkirakan mulai berlangsung pada H-1 Lebaran. Pihaknya juga akan melakukan pengawasan di Pasar Minggu Panorama, Kota Bengkulu.
“Untuk di kabupaten, para petugas hingga tingkat kecamatan sudah diinstruksikan memantau kondisi pasar, dengan harapan tidak terjadi lonjakan harga menjelang Lebaran,” tutupnya. ***
