KABARDARING.ID – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD dr. M. Yunus Bengkulu pada Rabu (11/3) untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Dalam peninjauan tersebut, Herwan melihat langsung aktivitas pelayanan di sejumlah fasilitas yang baru direnovasi, seperti ruang poliklinik, ruang rawat inap Irna Fatmawati, serta Pusat Jantung Terpadu (PJT). Meski infrastruktur telah diperbarui, ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi.
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah kepadatan antrean pelayanan yang terpusat di satu area. Kondisi tersebut dinilai membuat suasana menjadi tidak nyaman bagi pasien maupun keluarga yang menunggu.
Herwan menegaskan bahwa pelayanan di rumah sakit harus diatur lebih baik agar pengunjung tidak mengalami penumpukan di satu titik.
“Pelayanan masih terlalu padat di satu lokasi. Kita ingin rumah sakit ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Tolong diatur kembali agar antrean tidak menumpuk dan pengunjung tidak merasa sesak,” tegasnya.
Selain masalah pelayanan, Herwan juga menyoroti kondisi kebersihan di beberapa bagian rumah sakit. Saat berkeliling bersama Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, ia menemukan beberapa fasilitas yang dinilai kurang terjaga, termasuk kamar mandi dan area yang terdapat sampah menumpuk.
Ia mengingatkan bahwa sebagai fasilitas kesehatan, rumah sakit harus menjaga standar kebersihan yang tinggi, terlebih setelah proses renovasi gedung selesai dilakukan.
“Ini rumah sakit yang setiap hari melayani masyarakat. Kebersihan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Herwan juga meminta manajemen rumah sakit mengevaluasi kinerja pihak ketiga yang bertanggung jawab terhadap kebersihan melalui sistem outsourcing agar pengawasan dapat berjalan lebih optimal.
Di sela-sela kunjungan tersebut, Sekda Bengkulu bersama rombongan turut menyempatkan diri menyapa dan melihat kondisi pasien yang tengah menjalani perawatan inap.
Setelah melakukan peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat bersama manajemen RSUD dr. M. Yunus serta sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, dan Badan Keuangan dan Aset Daerah.
Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari evaluasi manajemen rumah sakit, kesiapan ketersediaan obat-obatan menjelang Idulfitri, penataan sistem parkir, hingga rencana pembentukan dewan pengawas untuk meningkatkan tata kelola rumah sakit.
Direktur UPTD Khusus RSUD dr. M. Yunus Bengkulu, Hery Kurniawan, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat pengawasan terhadap pelayanan dan kebersihan di seluruh unit rumah sakit.
“Kami akan melakukan monitoring rutin ke setiap unit pelayanan serta evaluasi berkala agar kualitas layanan kepada masyarakat semakin baik,” kata Hery. ***
