KABARDARING.ID – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Juda Agung, di Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (10/3). Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis pembangunan di Provinsi Bengkulu.
Dalam pertemuan yang berlangsung di lantai III gedung tersebut, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas daerah kepada pemerintah pusat. Fokus pembahasan meliputi percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan layanan kesehatan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Menurut Helmi Hasan, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menjadi faktor penting untuk mendorong percepatan pembangunan di Bengkulu agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Bengkulu membutuhkan dukungan kebijakan dan pembiayaan dari pemerintah pusat, khususnya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar berbagai program pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bengkulu,” ujar Helmi.
Selain pembangunan fisik, Helmi Hasan juga menekankan pentingnya program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara langsung.
“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat diberdayakan sehingga kesejahteraan mereka ikut meningkat,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia menegaskan pemerintah pusat membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan program pembangunan berjalan efektif dan selaras.
“Pemerintah pusat tentu terbuka untuk mendengar kebutuhan daerah. Koordinasi seperti ini penting agar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan bisa lebih terarah,” kata Juda.
Dalam pertemuan tersebut, Helmi Hasan turut didampingi sejumlah pejabat Pemprov Bengkulu, di antaranya Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Bengkulu.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan strategis di Provinsi Bengkulu. ***
