KABARDARING.ID – Komisi I DPRD Kabupaten Lebong melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Lubuk Linggau dalam rangka koordinasi dan konsultasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kunjungan kerja tersebut diikuti oleh sejumlah anggota Komisi I DPRD Lebong dan difokuskan pada peningkatan kualitas pelaksanaan tugas serta fungsi kedewanan, baik di bidang legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.
Ketua DPRD Kabupaten Lebong, Carles Ronsen, melalui Sekretaris DPRD (Sekwan) Cahya Sectiantoro, menyampaikan bahwa beberapa OPD di Kota Lubuk Linggau menjadi tujuan koordinasi dan konsultasi, di antaranya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Lubuk Linggau.

Menurut Cahya, kegiatan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembangunan, serta pelayanan publik dari daerah yang dinilai berhasil.
“Secara umum, kunjungan ini berkaitan dengan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi kedewanan. Kami ingin mendapatkan referensi dan masukan yang dapat diterapkan di Kabupaten Lebong,” ujar Cahya.
Selain itu, kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk menghimpun data dan informasi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan, pembahasan, maupun penyempurnaan rancangan Peraturan Daerah (Perda).
Tak hanya itu, melalui koordinasi dan konsultasi ini, anggota DPRD juga dapat mengoptimalkan fungsi pengawasan dengan mempelajari pelaksanaan program dan kebijakan di daerah lain, sehingga dapat meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah.

“Kegiatan ini juga membantu dalam mengidentifikasi prioritas pembangunan serta merancang kebijakan yang lebih pro-rakyat. Pembelajaran dari daerah lain dapat menjadi referensi penting agar kita dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan di daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Cahya menegaskan bahwa kunjungan kerja ini sekaligus memperluas wawasan dan jaringan kerja sama antar daerah, baik di bidang pariwisata, pendidikan, sosial, budaya, maupun ekonomi. ***
