×

Pencarian

Dirut Tirta Rafflesia Resmi Jadi Ketua PD Perpamsi Bengkulu

KABARDARING.ID – Direktur Perumda Air Minum Tirta Rafflesia Bengkulu Tengah, Movizar Apriandi, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2030. Pelantikan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Hotel Santika, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P. L. Tobing, serta dihadiri oleh perwakilan Ketua Umum Pengurus Pusat PERPAMSI, Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Air, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny P. L. Tobing menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MAPAMDA PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu yang dirangkaikan dengan Workshop Peran Satuan Pengawasan Intern (SPI) dan Sosialisasi Kebijakan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP) pada BUMD Air Minum.

“Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya MAPAMDA PD PERPAMSI yang akan menghasilkan kepengurusan periode 2026–2030. Kegiatan ini menjadi lebih strategis karena disertai workshop dan sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari BPKP Provinsi Bengkulu,” ujar Ronny.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPKP Provinsi Bengkulu dengan PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat tata kelola BUMD air minum.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, Sugimulyo, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua PD PERPAMSI yang baru dilantik beserta jajaran pengurus. Ia juga memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perpipaan perkotaan se-Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, pengelolaan PDAM memiliki tantangan tersendiri, meskipun Indonesia memiliki sumber daya air yang melimpah.

“PDAM itu sebenarnya sulit-sulit gampang. Gampangnya, air melimpah di Indonesia. Namun tantangannya adalah bagaimana air tersebut dapat sampai ke rumah-rumah masyarakat. Itulah tugas mulia PDAM,” jelas Sugimulyo.

Ia menambahkan, BUMD air minum memiliki karakteristik berbeda dibanding sektor swasta, sehingga memerlukan pengelolaan yang profesional dan tata kelola yang baik.

Sementara itu, Ketua PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu terpilih, Movizar Apriandi, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut periode 2026–2030.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membantu, menyelaraskan, dan menyehatkan PDAM. Kami juga telah menandatangani MoU dengan BPKP terkait dukungan, arahan, serta bimbingan dalam upaya menyehatkan PDAM-PDAM yang kondisinya belum baik,” ujar Movizar.

Ia menambahkan, PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu ke depan akan memprioritaskan pendampingan kepada daerah yang membutuhkan penguatan tata kelola dan peningkatan layanan air minum.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terutama yang membutuhkan pendampingan PERPAMSI, guna meningkatkan sistem penyediaan air minum di masing-masing kabupaten dan kota,” tambahnya.

Melalui kepengurusan baru PD PERPAMSI Provinsi Bengkulu periode 2026–2030, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, PERPAMSI, dan BUMD air minum semakin kuat dalam meningkatkan kualitas tata kelola serta pelayanan air minum bagi masyarakat. ***