KABARDARING.ID – Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada dini hari menyebabkan puluhan bangunan mengalami kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mencatat sedikitnya 43 bangunan terdampak akibat peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, mengatakan jumlah tersebut merupakan data sementara dan masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang terus dilakukan di lapangan.
“Berdasarkan data sementara, ada 43 bangunan terdampak gempa. Data ini masih bisa bertambah karena asesmen masih berlangsung,” ujar Radite, Sabtu.
Dari total bangunan terdampak, sebanyak 38 merupakan rumah warga, sementara lima lainnya merupakan fasilitas umum, termasuk kantor pemerintah desa dan bangunan sekolah.
BPBD merinci, dari puluhan rumah warga tersebut, empat rumah mengalami kerusakan kategori sedang, sedangkan 34 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
“Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang. Kerusakan ringan umumnya berupa genteng bergeser atau jatuh, terutama di wilayah Kecamatan Pringkuku,” jelasnya.
Saat ini, BPBD Pacitan masih melakukan verifikasi dan klasifikasi tingkat kerusakan secara rinci. Data tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Pacitan serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD provinsi sebagai dasar penanganan lanjutan.
“Pendataan dan verifikasi terus kami lakukan agar langkah penanganan bisa tepat sasaran,” tambah Radite.
Gempa bermagnitudo 6,4 tersebut diketahui berpusat di perairan selatan Pacitan dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Getarannya dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur dan menyebabkan kepanikan warga yang terbangun dari tidur.
BPBD Pacitan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta segera melaporkan jika menemukan kerusakan bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan. ***
