×

Pencarian

Safari Jumat Perdana 2026, Sekda Kaur Turun Langsung: Zakat ASN Jadi Rumah Layak dan Harapan Baru

KABARDARING.ID – Safari Jumat perdana Pemerintah Kabupaten Kaur di awal 2026 tak sekadar agenda rutin. Dari Masjid Darul Muttaqin, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Kinal, Jumat (30/1/2026), pesan kuat disampaikan, yakni zakat ASN benar-benar kembali ke rakyat.

Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kaur, pemerintah daerah menyalurkan bantuan bedah rumah serta santunan kepada 100 mustahik, menyentuh langsung warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, yang hadir mewakili Bupati, menegaskan bahwa seluruh bantuan tersebut murni berasal dari zakat ASN yang dikumpulkan secara rutin setiap bulan.

“Ini bukan bantuan instan. Ini hasil kepedulian ASN Kabupaten Kaur yang dikumpulkan secara konsisten dan disalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan,” tegas Sekda.

Menurutnya, zakat tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang nyata dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan memperkuat solidaritas umat.

Komitmen transparansi pun ditekankan. Sekda memastikan pengelolaan zakat ASN melalui Baznas dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan tepat sasaran, agar kepercayaan para muzakki tetap terjaga.

“Kami ingin setiap rupiah zakat ASN bisa dipertanggungjawabkan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik,” ujarnya.

Dua Rumah, Satu Harapan Baru

Ketua Baznas Kabupaten Kaur, M. Jalil, menjelaskan bahwa pada tahap ini program bedah rumah menyasar dua warga kurang mampu, yakni Junaidi (Desa Tanjung Alam, Kecamatan Kinal) dan Sinto Wiryo (Desa Air Jelatang, Kecamatan Maje).

Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp20 juta berupa material bangunan dan upah tukang, agar rumah yang sebelumnya tidak layak huni dapat diperbaiki secara menyeluruh.

“Bedah rumah ini adalah bentuk nyata pemanfaatan zakat. Bukan hanya bantuan sementara, tapi solusi yang berdampak jangka panjang,” kata M. Jalil.

Pelaksanaan program ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekda sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah layak huni bagi penerima manfaat.

Santunan 100 Mustahik dan Target Ambisius Baznas

Selain bedah rumah, Baznas Kabupaten Kaur juga menyalurkan santunan kepada 100 mustahik yang berasal dari Kecamatan Kinal. Namun, M. Jalil menegaskan pendistribusian zakat tidak akan berhenti di situ.

“Ke depan, zakat tidak hanya disalurkan untuk bedah rumah dan santunan, tetapi juga kepada asnaf lainnya sesuai ketentuan syariat,” jelasnya.

Bahkan, Baznas Kabupaten Kaur memasang target ambisius: dua unit bedah rumah setiap bulan, dengan syarat dukungan penuh dari para ASN untuk terus menyalurkan zakat melalui Baznas.

“Semakin banyak ASN yang menyalurkan zakatnya, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Melalui program ini, Baznas Kabupaten Kaur diharapkan semakin menguatkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, camat, serta kepala desa se-Kecamatan Kinal.