KABARDARING.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bengkulu bersama Universitas Bengkulu (UNIB) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) akademik sebagai upaya memperkuat sinergi program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di lingkungan perguruan tinggi.
Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Ruang Internasional Gedung Multimedia FISIP UNIB, Rabu (28/1/2026), dan merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kedua institusi dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Bengkulu.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya mendekatkan program Bangga Kencana ke dunia kampus, tetapi juga membuka peluang pendidikan lanjutan bagi aparatur sipil negara (ASN) BKKBN melalui program pascasarjana yang selaras dengan isu strategis kependudukan dan pembangunan keluarga.
“Kerja sama ini menjawab tantangan kualitas SDM nasional. Saat ini, tingkat pendidikan pascasarjana di Indonesia masih sekitar 0,5 persen. Melalui PKS ini, kami mendorong peningkatan kapasitas ASN BKKBN melalui jenjang pendidikan magister,” ungkap Zamhari.
PKS tersebut ditandatangani oleh Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari dan Dekan FISIP UNIB Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, serta disaksikan langsung oleh Rektor UNIB Prof. Dr. Indra Cahyadinata.
Rektor UNIB Prof. Dr. Indra Cahyadinata menegaskan bahwa kerja sama antar dua lembaga pemerintah ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas ASN BKKBN untuk menjawab tantangan bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dalam kerja sama tersebut, UNIB memberikan dukungan akademik melalui pengembangan kurikulum dan kuliah tematik yang relevan dengan Program Bangga Kencana, mencakup isu kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, penurunan stunting, hingga bonus demografi.
“Melalui PKS ini, BKKBN dan UNIB akan bersinergi dalam pengembangan kajian akademik, peningkatan kualitas SDM, serta pelaksanaan program Bangga Kencana yang berbasis data dan riset,” jelas Indra.
Ia berharap, kolaborasi ini tidak hanya memperkuat implementasi Program Bangga Kencana di Provinsi Bengkulu, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat melalui pendekatan akademis yang berbasis keilmuan.
