KABAR DARING — Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 dengan fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerataan infrastruktur, dan pengembangan UMKM. Program ini sejalan dengan visi RPJMD Provinsi Bengkulu 2025–2029: pembangunan inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.
Tahun depan, fokus pembangunan diarahkan pada penguatan sektor unggulan, peningkatan nilai tambah komoditas, serta pengembangan ekonomi kerakyatan. Peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur dasar juga menjadi prioritas untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
“Skala pembangunan di Bengkulu besar dan kompleks. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota mutlak diperlukan agar tujuan pembangunan tercapai secara efektif dan tepat sasaran,” tegas Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, saat membuka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 di Aula Merah Putih, Selasa (20/1).

Forum konsultasi publik ini menjadi sarana strategis untuk menghimpun masukan teknokratis sekaligus aspirasi masyarakat. Masukan tersebut diharapkan memperkuat dokumen RKPD agar responsif terhadap isu terkini, mendukung Program Bantu Rakyat, dan menyiapkan Bengkulu menjadi provinsi yang maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan.
Selain ekonomi dan infrastruktur, RKPD 2027 juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM, pelayanan pendidikan dan kesehatan, penguatan perlindungan sosial, reformasi birokrasi, transformasi digital, serta ketahanan daerah terhadap bencana dan perubahan iklim. ***
