KABAR DARING - Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca menjelang laga penting melawan Manchester City. Keputusan diambil setelah hubungan sang pelatih dengan manajemen klub memburuk, meski Chelsea masih berada di posisi lima besar klasemen Liga Inggris. Asisten pelatih Willy Caballero berpeluang memimpin tim sementara.
Kebersamaan Maresca dengan Chelsea resmi berakhir setelah 18 bulan menangani tim. Performa The Blues yang hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir Premier League menjadi sorotan, meski posisi klub masih bertahan di peringkat kelima klasemen sementara.
Mengutip ESPN, sumber internal klub menyebut bahwa kepergian Maresca tidak semata-mata dipicu hasil pertandingan. Hubungan sang pelatih dengan jajaran petinggi klub dilaporkan memburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea menyebut bahwa “Enzo dan klub percaya perubahan ini memberi tim kesempatan terbaik untuk mengembalikan musim ke jalurnya.”
Sumber yang mengetahui situasi internal klub mengungkapkan bahwa manajemen mulai merasa khawatir dengan sikap Maresca. Pelatih berusia 45 tahun itu dinilai kerap menunjukkan ketidakpuasan secara terbuka terhadap kepemilikan klub, yang kemudian memicu ketegangan internal.
Masih dari ESPN, ungkapan tersebut mencerminkan ketidaknyamanan Maresca terhadap kondisi kerjanya, bukan sekadar konflik sesaat di balik layar. Bahkan, beberapa komentar publik Maresca disebut mengejutkan anggota stafnya sendiri.
Hingga kini, Chelsea belum mengonfirmasi siapa yang akan mendampingi tim dari pinggir lapangan saat menghadapi Manchester City. Namun, Willy Caballero disebut berpeluang memimpin tim, setelah sebelumnya menggantikan Maresca ketika sang pelatih menjalani sanksi larangan mendampingi tim di Premier League.
