×

Pencarian

Putri Muslimah Bengkulu: Titik Temu Masa Depan Bangsa

SORE, sekitar pukul 16.00 WiB, pengunjung terus berdatangan melewati pintu yang di sisi-sisinya penuh deretan poster foto model putri-putri cantik.

Panggung ini jadi tempat pertemuan yang hangat bagi anak muda masa depan yang berasal dari wilayah di Bengkulu.

Suasana Panggung Putri Muslimah Bengkulu 2025, Minggu (14/12/2025) malam, mendadak bergemuruh. Finalis, sukses mengguncang ribuan penonton yang memadati indoor.

Acara ini diselenggarakan Lamode Indonesia dengan tajuk “Beauty Smart and Cheerfull” yang dipusatkan di Hotel Adeva.

Kehadiran mereka membawa nuansa berbeda di tengah sejumlah ajang pencarian bakat tahunan tersebut. Mengingat Indonesia merupakan penduduk muslim terbanyak di dunia.

Yang membuat penampilan para finalis semakin istimewa, para putri ini tampil dengan atribut khas muslimah, seperti baju manik-manik dengan ciri khas kerundungnya.

Sentuhan itu menjadi bentuk penghormatan mereka terhadap kearifan lokal masyarakat , dan langsung mendapat sambutan hangat dari para penonton.

Sorakan dan tepuk tangan semakin membahana ketika para peserta maju satu persatu memperkenalkan diri masing-masing. Rata-rata mereka mulai usia 15–25 tahun.

Ajang Puteri Muslimah Bengkulu sendiri bukan hanya sekadar kontes kecantikan. Kompetisi ini menekankan pada kombinasi kecerdasan, akhlak, serta kepedulian sosial.

Para finalis dituntut untuk mampu tampil percaya diri, memiliki wawasan luas, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta kepribadian yang mencerminkan sosok muslimah berkarakter dan berintegritas.

Perjalanan panjang yang dilalui para peserta, mulai dari tahap pra-karantina daring, karantina intensif, hingga malam grand final yang penuh tekanan.

Tak hanya meniru gerakan yang sudah ada dalam rekaman religi yang menjadi bagian untuk melestarikan bentuk tarian muslimah atau klasik itu, tetapi juga menyajikan ekpresi gerak yang baru.

Dewan juri yang hadir menceritakan kisahnya yang layak ditiru, bahwa hidup adalah perjuangan. Harus berjuang. Mereka juga menguji satu persatu kemampuan para peserta.

Redaksi