Dua Wakil Bengkulu Siap Jalani Pemusatan Latihan Paskibraka Nasional di Jakarta
KABARDARING.ID – Dua pelajar terbaik asal Provinsi Bengkulu resmi diberangkatkan untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta.
Kedua wakil tersebut adalah Nadine Permata Vanza, siswi SMA Negeri 2 Kota Bengkulu, dan M. Aryo Wira Zandhyka, siswa SMA Negeri 7 Kota Bengkulu. Mereka akan mengikuti pelatihan mulai 14 Juli hingga 22 Agustus 2026 bersama 74 calon Paskibraka lainnya dari 38 provinsi di Indonesia.
Sebelum bertolak ke Jakarta, Nadine dan Aryo melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, di ruang kerjanya, Senin (13/7).
Dalam pertemuan itu, Mian menyampaikan apresiasi atas keberhasilan keduanya menembus seleksi tingkat nasional. Ia berharap Nadine dan Aryo mampu menjalani seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin, menjaga kesehatan, serta memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugas negara.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat kepada putra-putri terbaik Bengkulu yang dipercaya menjadi calon Paskibraka Nasional. Jaga nama baik daerah, tetap disiplin, dan tunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti pelatihan," pesan Mian.
Ia juga menilai kesempatan menjadi calon Paskibraka Nasional merupakan pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta memperkuat semangat kebangsaan.
Sementara itu, Nadine dan Aryo menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan pelatihan yang telah dijadwalkan BPIP. Mereka mengaku telah mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk mengemban amanah sebagai wakil Provinsi Bengkulu di tingkat nasional.
"Kami siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan akan berusaha memberikan yang terbaik, menjaga nama baik Bengkulu, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab," ujar keduanya.
Program Paskibraka Nasional merupakan bagian dari pembinaan generasi muda berkarakter Pancasila yang bertujuan mencetak calon pemimpin bangsa berintegritas, berjiwa gotong royong, memiliki semangat persatuan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas. Seleksi peserta dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. ***