Banyak Dikeluhkan Warga, Satpol PP Kota Bengkulu Tertibkan Badut dan Penjual Tisu di Simpang Skip

Jajaran Satpol PP Kota Bengkulu menggelar patroli penertiban di kawasan Simpang Skip, Rabu malam (8/7/2026)/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Kamis, 09 Juli 2026 | 10:15:19 WIB

KABARDARING.ID – Menindaklanjuti banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui layanan pengaduan Satpol PP Kota Bengkulu di nomor 0813-1090-101, jajaran Satpol PP Kota Bengkulu menggelar patroli penertiban di kawasan Simpang Skip, Rabu malam (8/7/2026).

Patroli yang dilakukan Peleton 2 Jaga Kota tersebut dipimpin Husni Thamrin Sihombing sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait keberadaan badut jalanan dan anak-anak penjual tisu yang dinilai mengganggu ketertiban umum serta kenyamanan pengguna jalan.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan seorang perempuan yang enggan menyebutkan identitasnya dan mengaku tidak membawa dokumen kependudukan seperti KTP maupun Kartu Keluarga (KK).

Di lokasi, petugas juga menemukan beberapa stel pakaian badut yang telah dibungkus usai disewakan, serta sejumlah bungkusan tisu yang diduga akan diperjualbelikan oleh anak-anak di kawasan persimpangan lampu lalu lintas Simpang Skip dengan sistem bagi hasil.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang, mengatakan patroli tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya aduan masyarakat yang diterima melalui layanan pengaduan Satpol PP.

"Setiap laporan masyarakat yang masuk menjadi perhatian kami. Patroli ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketenteraman masyarakat dan ketertiban umum, khususnya di titik-titik persimpangan yang sering dikeluhkan warga," ujar Sahat.

Ia menegaskan, Satpol PP akan terus melakukan patroli rutin dan penertiban terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk praktik yang melibatkan anak-anak di jalanan.

Sahat juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengemis, badut jalanan maupun anak-anak yang beraktivitas di persimpangan, karena hal tersebut dinilai dapat memicu semakin maraknya praktik serupa.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban kota. Apabila menemukan aktivitas yang mengganggu ketenteraman umum, segera laporkan melalui layanan pengaduan Satpol PP agar dapat segera kami tindaklanjuti," tegasnya.

Satpol PP Kota Bengkulu memastikan pengawasan di sejumlah titik rawan akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menciptakan Kota Bengkulu yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. ***

Reporter: Redaksi