KABARDARING.ID - Pemerintah kembali menghadirkan kabar baik bagi masyarakat yang berencana bepergian saat libur sekolah maupun Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Melalui paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026, pemerintah menyiapkan berbagai diskon dan insentif transportasi dengan total nilai mencapai Rp2,04 triliun guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Program tersebut mencakup potongan harga tiket kereta api kelas ekonomi, diskon tarif kapal laut PT Pelni, pembebasan sebagian biaya layanan penyeberangan, hingga insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Untuk periode libur sekolah 2026, pemerintah mengalokasikan stimulus transportasi sekitar Rp663,26 miliar. Masyarakat dapat menikmati diskon tiket kereta api ekonomi hingga 30 persen untuk perjalanan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Selain itu, tarif dasar kapal laut Pelni juga mendapat potongan 30 persen, sementara sejumlah layanan penyeberangan memperoleh pembebasan tarif jasa kepelabuhanan.

Tak hanya itu, pemerintah juga telah menyiapkan program serupa untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Anggaran sebesar Rp883,4 miliar disiapkan untuk mendukung diskon transportasi darat, laut, penyeberangan, dan udara. Pada periode tersebut, tiket kereta api ekonomi kembali mendapatkan potongan harga 30 persen, disusul diskon tarif kapal laut dan berbagai insentif lainnya.

Secara keseluruhan, program stimulus transportasi ini diproyeksikan dapat dimanfaatkan lebih dari 11,6 juta pengguna jasa transportasi di seluruh Indonesia. Pemerintah berharap kebijakan tersebut tidak hanya membantu masyarakat bepergian dengan biaya lebih terjangkau, tetapi juga menggerakkan sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi daerah selama momentum liburan dan akhir tahun.

Meski memberikan berbagai kemudahan tarif, pemerintah menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan transportasi di seluruh moda angkutan. ***

Reporter: Redaksi