Presma Ghifar Tegaskan Arah Baru BEM UNIB: Pergerakan, Pelayanan, dan Pengabdian untuk Mahasiswa
KABARDARING.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM KBM UNIB) resmi menggelar Grand Launching Kabinet Lesat Makna dan Rapat Kerja Periode 2026 dengan mengusung tema "Moving in Harmony, Growing in Integration".
Momentum ini menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam memperkenalkan arah gerak organisasi sekaligus menyatukan visi seluruh kementerian dan biro yang tergabung dalam BEM KBM UNIB 2026.
Mengusung visi "Gerak BEM KBM UNIB Menuju Aksi Makna yang Bereskalasi, Harmonis, dan Terintegrasi", Kabinet Lesat Makna berkomitmen menghadirkan organisasi mahasiswa yang aktif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi civitas akademika Universitas Bengkulu maupun masyarakat luas.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 11 kementerian dan 1 biro internal memaparkan program kerja yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan. Program-program tersebut mencakup bidang pelayanan mahasiswa, advokasi, pengembangan kapasitas, pengabdian masyarakat, hingga penguatan relasi eksternal.
Tak hanya itu, BEM KBM UNIB 2026 juga memperkenalkan empat program unggulan yang menjadi andalan Kabinet Lesat Makna.
Program pertama adalah Ekspedisi Bumi Raflesia #4 yang digagas Kementerian Sosial dan Masyarakat. Program ini menjadi wadah pengabdian sekaligus eksplorasi potensi daerah yang bertujuan memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan masyarakat Bengkulu.
Program kedua, Akademi Aktivis, merupakan inisiatif Kementerian Politik, Kajian, dan Isu Strategis yang difokuskan untuk mencetak mahasiswa kritis melalui penguatan kapasitas kepemimpinan, advokasi, komunikasi publik, dan manajemen organisasi.
Selanjutnya terdapat Reconnect Makna yang diperkenalkan Kementerian Dalam Negeri. Program ini dirancang untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, alumni, dan berbagai mitra strategis guna memperkuat kolaborasi di lingkungan kampus.
Sementara itu, Lesat Advo hadir sebagai program unggulan Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma). Program ini berfokus pada pelayanan pengaduan, pendampingan mahasiswa, serta pengawalan berbagai isu kemahasiswaan baik akademik maupun non-akademik.
Presiden Mahasiswa Universitas Bengkulu 2026, Ghifar, menegaskan bahwa kepengurusan Kabinet Lesat Makna akan berupaya mengembalikan fungsi utama BEM sebagai motor pergerakan, pelayanan, dan pengabdian.
"Momentum ini menjadi langkah awal yang baik untuk mewujudkan BEM KBM UNIB 2026 kembali pada tugas fungsi utamanya sebagai inisiator pergerakan, pelayanan, dan pengabdian bagi mahasiswa Universitas Bengkulu, daerah Bengkulu, hingga Indonesia. Mari sama-sama membesarkan dan menumbuhkan organisasi ini agar tanggung jawab yang kita emban dapat menghadirkan kemanfaatan yang abadi," ujar Ghifar.
Melalui semangat Moving in Harmony, Growing in Integration, Kabinet Lesat Makna optimistis mampu menghadirkan gerakan mahasiswa yang lebih terintegrasi, progresif, dan memberikan dampak nyata bagi kampus maupun masyarakat. ***