Dikbud Bengkulu Perluas Peluang Kerja Global untuk Lulusan SMA dan SMK

Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri menegaskan, selain membuka peluang ke Jerman, Dikbud Bengkulu juga terus mengembangkan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang bagi lulusan SMA dan SMK/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Selasa, 12 Mei 2026 | 09:39:56 WIB

KABARDARING.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu terus memperkuat peran strategis dalam mendorong lulusan SMA dan SMK di Provinsi Bengkulu agar mampu bersaing di tingkat internasional. Selain membuka peluang ke Jerman, Dikbud Bengkulu juga terus mengembangkan kerja sama penempatan tenaga kerja ke Jepang bagi lulusan SMA dan SMK.

Kepala Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing generasi muda Bengkulu sekaligus mendukung pengurangan angka pengangguran.

“Setiap tahun Provinsi Bengkulu meluluskan sekitar 18 ribu lulusan SMK dan 21 ribu lulusan SMA. Para kepala sekolah kami ajak melakukan terobosan agar para lulusan bisa mendapatkan peluang kerja tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga internasional,” ujar Zulhendri saat kunjungan supervisi melihat progres lulusan SMA dan SMK Bengkulu yang sedang belajar bahasa Jepang di LPK Mulia Mandiri Abadi, Jumat-Sabtu (8-9/5/2026).

Menurut Zulhendri, program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan siap kerja di pasar global.

Direktur LPK MMA Tasikmalaya, Muhammad Abdul Karim menyampaikan, kerja sama antara Dikbud Provinsi Bengkulu dan LPK MMA telah menunjukkan hasil positif.

“Tahun 2025 tercatat sudah ada 26 orang lulusan SMA dan SMK asal Bengkulu yang berangkat bekerja ke Jepang,” katanya.

Ia menjelaskan, pada Juli hingga Agustus 2026 mendatang sebanyak 21 peserta angkatan pertama dijadwalkan berangkat ke Jepang. Selanjutnya, pada Oktober hingga Desember 2026 sekitar 60 peserta lainnya akan menyusul.

“Sehingga di akhir tahun 2026 nanti total sekitar 107 anak muda Bengkulu mendapatkan peluang bekerja kontrak selama lima tahun di Jepang,” jelasnya.

Zulhendri menyebutkan, sekolah yang saat ini aktif menjadi penggerak program lulusan mendunia di antaranya SMKN 1 Rejang Lebong, SMKN 4 Rejang Lebong, SMKN 1 Kepahiang, SMKN 5 Kota Bengkulu, SMKN 5 Bengkulu Utara dan SMKN 3 Bengkulu Selatan.

“Kedepan kami berharap lebih banyak SMA dan SMK di Bengkulu memprogramkan peminatan karier bagi para lulusannya, sehingga semakin banyak anak-anak Bengkulu memperoleh peluang kerja di Jepang,” ujar Zulhendri.

Dalam pertemuan tersebut juga hadir sejumlah perwakilan perusahaan asal Jepang, di antaranya Shimidzu San, Kajimura San dan Sohsi San.

Shimidzu San menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja di Jepang saat ini sangat besar, khususnya di sektor retail modern.

“Kedepan kami membutuhkan sekitar 1.200 orang untuk ditempatkan di supermarket terbesar di Jepang,” ujarnya.

Sementara itu, Sohsi San menegaskan pihaknya ingin membantu lebih banyak generasi muda Bengkulu memperoleh kesempatan kerja di Jepang.

“Perusahaan di Jepang sangat banyak, bukan hanya yang disiapkan Daikokuten saja. Kami ingin membantu anak-anak muda Provinsi Bengkulu agar bisa mengubah kehidupan keluarganya menjadi lebih sejahtera. Kami mengutamakan anak muda Bengkulu dan telah bekerja sama dengan LPK MMA Tasikmalaya untuk program ini,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa tim dari Jepang dijadwalkan akan berkunjung ke Bengkulu pada September 2026 mendatang guna melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait pemantapan kerja sama penempatan tenaga kerja selama 10 tahun ke depan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pembina LPK MMA Tasikmalaya Wawan beserta tim pengajar dan karyawan LPK MMA. Dari Pemerintah Provinsi Bengkulu hadir pula Rainer Atu, Kepala SMKN 1 Rejang Lebong Asep Suparman serta staf Dikbud Provinsi Bengkulu, Exondri. ***

Reporter: Redaksi