Kapolda Bengkulu Ajak Mahasiswa Jadi Garda Perubahan di Dialog Road Map Bengkulu Emas

Dialog Publik Road Map Bengkulu Emas yang digelar DPD IMM Bengkulu di Aula Gedung Ahmad Idrisan, Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Minggu (29/3/2026)/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Senin, 30 Maret 2026 | 11:33:14 WIB

KABARDARING.ID – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, tampil sebagai narasumber utama dalam Dialog Publik Road Map Bengkulu Emas yang digelar DPD IMM Bengkulu di Aula Gedung Ahmad Idrisan, Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Minggu (29/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 130 peserta dari unsur mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), hingga pengurus BEM se-Provinsi Bengkulu. Turut hadir mendampingi Kapolda, jajaran Polda Bengkulu, serta sejumlah tokoh dari Muhammadiyah.

Ketua DPD IMM Bengkulu, Kelvin Aldo, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memperkuat peran sebagai agen perubahan.

“Kami berharap dialog ini mampu membuka wawasan dan memberi kontribusi nyata bagi mahasiswa dalam menyongsong masa depan Bengkulu,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Sekretaris PW Muhammadiyah Bengkulu, Amrullah Baerman, yang menilai kegiatan tersebut penting dalam membangun pemahaman generasi muda terhadap arah pembangunan daerah.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu dalam paparannya menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan generasi muda dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong kemajuan daerah.

“Keamanan dan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Perlu keterlibatan semua pihak, terutama generasi muda sebagai penentu masa depan,” tegasnya.

Ia mengingatkan mahasiswa untuk fokus pada pendidikan, membangun karakter, serta menjauhi berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.

“Mahasiswa harus punya arah yang jelas—belajar serius, lulus tepat waktu, dan berkontribusi nyata untuk daerah,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mensosialisasikan layanan darurat kepolisian 110 yang dapat diakses masyarakat kapan saja saat membutuhkan bantuan.

“Di mana pun berada, jika ada situasi darurat, segera hubungi 110. Petugas terdekat akan langsung merespons,” jelasnya.

Selain Kapolda, dialog publik ini turut menghadirkan sejumlah narasumber lain dari unsur pemerintah daerah, kejaksaan, hingga BUMN, yang membahas strategi menuju visi Bengkulu Emas 2045.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor serta mendorong lahirnya generasi muda yang siap berperan aktif dalam pembangunan dan menjaga keamanan daerah. ***

Reporter: Redaksi