Pungli di Gazebo Pantai Panjang Kembali Terungkap, Dua Oknum Diciduk Satpol PP

Personil Satpol PP Kota Bengkulu saat menegur dua oknum pria yang nekat memungut parkir di kawasan Gazebo/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Jumat, 27 Maret 2026 | 10:28:23 WIB

KABARDARING.ID – Praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Gazebo Pantai Panjang, Kota Bengkulu, kembali mencuat setelah sebuah video yang beredar luas di masyarakat memperlihatkan aksi penarikan uang parkir oleh oknum tak bertanggung jawab.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu bergerak cepat dan langsung mendatangi dua pria yang diduga melakukan pungutan ilegal, Kamis (26/3/2026).

Dalam video yang beredar, tampak dua orang pria meminta uang parkir kepada pengunjung. Salah satunya terlihat mengenakan topi putih dan baju berwarna oranye. Identitas keduanya hingga kini masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk pungutan liar, terlebih di kawasan publik yang telah ditetapkan bebas biaya.

“Kami langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Kedua oknum tersebut sudah kami tegur dan diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan masih adanya pihak yang nekat melakukan pungutan, padahal telah terpasang papan informasi resmi dari Dinas Pariwisata Kota Bengkulu yang dengan jelas melarang aktivitas tersebut.

Sebagaimana diketahui, kawasan Gazebo Pantai Panjang merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat. Pemerintah telah menegaskan bahwa tidak diperbolehkan adanya pungutan parkir maupun aktivitas berjualan di area tersebut.

Satpol PP mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi serta segera melaporkan jika menemukan praktik serupa.

Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta menjaga kenyamanan dan ketertiban di salah satu destinasi wisata andalan Kota Bengkulu tersebut. ***

Reporter: Redaksi