Lebaran Tanpa Open House, Pemprov Bengkulu Pilih Turun Langsung Bantu Warga

Foto/Repro
Penulis: Redaksi
Selasa, 24 Maret 2026 | 11:53:47 WIB

KABARDARING.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah berbeda dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Tidak menggelar open house seperti biasanya, jajaran ASN dan pejabat justru diarahkan untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna memberikan bantuan dan memastikan kondisi warga secara nyata.

Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang ingin agar momentum Lebaran tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Tidak ada open house. Kita yang mendatangi masyarakat. Dengan begitu, kita bisa melihat langsung kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

Menurut Helmi, pendekatan ini memungkinkan pemerintah mengetahui berbagai persoalan yang masih dihadapi warga, mulai dari kebutuhan dasar seperti listrik dan jaminan kesehatan, hingga infrastruktur jalan yang belum memadai.

Instruksi tersebut pun langsung dijalankan oleh para pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A Denni, turun langsung ke Desa Talang Benih, Curup, Kabupaten Rejang Lebong, untuk mengunjungi warga yang terdampak musibah kebakaran.

“Kami hadir membawa bantuan sembako dan uang tunai sebagai bentuk kepedulian pemerintah,” ujarnya.

Di wilayah lain, Kepala Satpol PP Deki Zulkarnain bersama Kepala Dinas ESDM Rico Yulyana menyambangi warga di Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara. Mereka menyalurkan bantuan kepada sejumlah warga, termasuk lansia yang hidup sendiri.

“Ini bagian dari komitmen membantu masyarakat secara langsung, sesuai arahan Pak Gubernur,” kata Deki.

Aksi serupa juga dilakukan Kepala Badan Penghubung Jimi Haryanto bersama Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli. Keduanya menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di kawasan Kebun Keling, berupa uang tunai dan paket sembako.

Rasa haru pun disampaikan oleh warga penerima bantuan. Sulastri, salah satu korban kebakaran, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran pemerintah di tengah kesulitannya.

“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

Tak hanya itu, kepedulian juga ditunjukkan oleh Kabid Mutasi Denny Irawan yang menyerahkan kursi roda kepada warga di Desa Padang Lakaran, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Program “turun lapangan” ini dinilai lebih efektif karena pemerintah dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran. Selain itu, pendekatan ini mempertegas semangat program “Bantu Rakyat” yang menjadi fokus utama kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan.

Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, pemerintah tidak hanya menunjukkan kepedulian, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama di momen Lebaran yang penuh makna. ***

Reporter: Redaksi