NOVANZAH–ABDURRAHMAN SALEH Menang Telak di PEMIRA FISIP KBM UNIB 2026, “Reaktivasi Cita” Jadi Mandat Mahasiswa

Pemilihan Raya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Sabtu, 28 Februari 2026 | 01:06:41 WIB

KABARDARING.ID — Pemilihan Raya (PEMIRA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (FISIP KBM UNIB) 2026 resmi dimenangkan pasangan NOVANZAH–ABDURRAHMAN SALEH. Pasangan ini meraih 629 suara, jauh mengungguli kotak kosong yang memperoleh 61 suara.

Kemenangan dengan selisih signifikan tersebut menjadi penegasan mandat mahasiswa terhadap gagasan besar yang mereka usung, yakni “Reaktivasi Cita”. Konsep ini dinilai mampu menjawab kebutuhan arah baru kepemimpinan organisasi yang lebih progresif, inklusif, dan berdampak nyata.

Ketua Panitia PEMIRA FISIP KBM UNIB 2026 menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemilihan berlangsung demokratis, transparan, dan partisipatif. Tingginya partisipasi mahasiswa menjadi indikator bahwa demokrasi kampus tetap hidup sebagai ruang adu gagasan dan visi kepemimpinan.

“Reaktivasi Cita” dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali semangat idealisme dan cita-cita besar mahasiswa FISIP, baik dalam ranah akademik maupun gerakan sosial. Di tengah dinamika kampus yang semakin kompleks, pasangan ini menawarkan reorientasi gerakan mahasiswa agar lebih solutif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan riil mahasiswa.

Dalam pidato kemenangan, NOVANZAH menegaskan bahwa hasil ini bukan sekadar kemenangan elektoral, melainkan amanah besar untuk memulihkan kepercayaan mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan.

Sementara itu, ABDURRAHMAN SALEH menekankan pentingnya kolaborasi lintas himpunan dan elemen mahasiswa guna membangun tata kelola organisasi yang transparan serta terbuka terhadap kritik dan aspirasi.

Sejumlah pengamat dinamika kampus menilai kemenangan atas kotak kosong menunjukkan mahasiswa menghendaki figur kepemimpinan dengan arah yang jelas dan program yang terukur. Narasi “Reaktivasi Cita” dianggap relevan dengan kebutuhan penguatan advokasi, peningkatan kualitas akademik, serta harmonisasi internal organisasi.

Dengan perolehan 629 berbanding 61 suara, PEMIRA FISIP KBM UNIB 2026 menjadi momentum penting konsolidasi gerakan mahasiswa. Kini, mandat tersebut berada di tangan NOVANZAH–ABDURRAHMAN SALEH untuk membuktikan bahwa “Reaktivasi Cita” bukan sekadar slogan, melainkan agenda nyata yang mampu mengembalikan marwah FISIP sebagai ruang intelektual dan penggerak perubahan. ***

Reporter: Redaksi