KABARDARING.ID — Banyak orang tetap memaksakan olahraga meski badan terasa tidak enak. Harapannya sederhana: biar cepat segar dan pulih. Tapi hati-hati, keputusan ini bisa jadi pedang bermata dua.

Ahli kesehatan mengingatkan, olahraga saat sakit tidak selalu membantu pemulihan. Bahkan, dalam kondisi tertentu, justru bisa memperparah keadaan.

Dokter dari Mercy Medical Center, Jessalynn Adam, menegaskan olahraga ringan memang dapat membantu menjaga sistem imun. Namun, tidak ada bukti kuat bahwa olahraga saat tubuh sedang sakit bisa mempercepat kesembuhan.

Masalahnya, saat sakit, tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi. Energi difokuskan untuk pemulihan, bukan aktivitas fisik.

"Tergantung," kata Jessalynn Adam, MD dari Baltimore's Mercy Medical Center, dikutip dari Women's Health.

Dokter olahraga dari The Ohio State University Wexner Medical Center, Michael Jonesco, menjelaskan bahwa olahraga dan sakit sama-sama memberi tekanan pada tubuh. Jika dipaksakan bersamaan, kondisi tubuh justru bisa drop.

"Ada kesetimbangan yang rumit antara kemampuan melakukan aktivitas fisik dengan kemampuan sistem imun melawan infeksi," jelasnya.

Masih boleh olahraga, tapi ada syaratnya

Olahraga ringan masih tergolong aman jika gejalanya ringan, seperti hidung meler, hidung tersumbat, sakit tenggorokan ringan.

Aktivitas seperti jalan santai atau peregangan dapat membantu tubuh tetap aktif tanpa membebani sistem imun. Namun ingat, olahraga berat tetap tidak disarankan.

Jangan nekat olahraga jika alami gejala ini

Jika mengalami kondisi berikut, sebaiknya hentikan olahraga dan fokus istirahat demam, batuk berat, nyeri seluruh badan, sesak napas, dan dada terasa berat.

Memaksakan olahraga dalam kondisi ini bisa memperlambat pemulihan, bahkan memperburuk penyakit.

Dengarkan tubuh, jangan ego

Keinginan untuk tetap aktif memang baik, tapi memaksakan olahraga saat tubuh tidak siap justru berisiko. Istirahat cukup, pulihkan kondisi, lalu kembali olahraga secara bertahap.

Ingat, olahraga bertujuan menyehatkan tubuh, bukan malah membuat kondisi semakin parah.

Reporter: Redaksi