Teken Perjanjian Kinerja, Bupati Bengkulu Utara Warning OPD: Jemput Bola ke Pusat dan Tertib Administrasi

Penandatanganan Perjanjian Kinerja seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar di ruang Command Center, Rabu (11/2/2026)/Kabardaring
Penulis: Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026 | 06:41:57 WIB

KABARDARING.ID – Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menegaskan komitmen peningkatan kinerja pemerintahan dengan memimpin langsung penandatanganan Perjanjian Kinerja seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar di ruang Command Center, Rabu (11/2/2026).

Penandatanganan ini bukan sekadar formalitas, melainkan kontrak kinerja yang mengikat setiap OPD agar seluruh program tahun 2026 berjalan selaras dengan visi dan misi kepemimpinan daerah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ini bentuk komitmen kepala OPD untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan menerjemahkan visi serta misi kepala daerah dan wakil kepala daerah secara nyata,” tegas Bupati.

penandatanganan Perjanjian Kinerja seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar di ruang Command Center, Rabu (11/2/2026)

Dalam arahannya, Bupati juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh OPD agar tidak pasif, melainkan aktif membangun komunikasi dan membuka akses ke pemerintah pusat demi menarik program strategis ke Bengkulu Utara.

“Saya minta seluruh OPD proaktif, lakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat agar program-program nasional bisa dibawa ke Bengkulu Utara,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya disiplin dan ketertiban administrasi sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Ia menegaskan, kelalaian administrasi dapat berdampak serius di kemudian hari.

“Administrasi harus tertib. Ini penting untuk menghindari persoalan hukum dan memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Bupati memastikan, Perjanjian Kinerja yang telah ditandatangani akan menjadi dasar evaluasi kinerja OPD. Ia menegaskan tidak akan ragu melakukan evaluasi jika target dan komitmen yang telah disepakati tidak dijalankan dengan baik.

“Mereka sudah menandatangani perjanjian kinerja. Jika tidak selaras dengan visi dan misi, tentu akan ada evaluasi,” tutupnya.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara serius membangun birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. ***

Reporter: Redaksi