High Level Meeting TP2DD se-Provinsi Bengkulu, Wagub Mian Ajak Kepala Daerah Melek Digital

High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (10/2)/Kabardaring
Penulis: Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026 | 00:04:39 WIB

KABARDARING.ID – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (10/2). Dalam kesempatan tersebut, Mian mengajak seluruh kepala daerah, baik bupati maupun wali kota, untuk meningkatkan literasi serta pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan.

Mian menegaskan, digitalisasi merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), terutama dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan dan penyerapan anggaran daerah.

“Atas nama Gubernur Bengkulu, saya mengajak seluruh kepala daerah agar memiliki pemahaman yang jelas terkait program digitalisasi ini, baik dari sisi perencanaan maupun implementasinya. Saya juga ditugaskan untuk memastikan seluruh OPD menerapkan digitalisasi guna mendukung good governance dan penyerapan anggaran yang lebih optimal,” ujar Mian.

High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (10/2)

Ia menambahkan, TP2DD ke depan akan difokuskan pada percepatan digitalisasi layanan pemerintah, khususnya dalam sistem transaksi dan pembayaran digital yang terintegrasi serta mudah diakses masyarakat.

Selain sektor pemerintahan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mendorong digitalisasi pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah.

“Ke depan, semua layanan yang bisa didigitalisasi akan kita dorong menjadi digital, termasuk layanan bagi UMKM. Saat ini terdapat potensi pembiayaan hingga Rp14 triliun melalui perbankan Himbara, yang tentu harus didukung sistem pembayaran digital seperti QRIS,” jelasnya.

High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (10/2)

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana, menyampaikan bahwa kegiatan High Level Meeting TP2DD merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota dalam mempercepat transformasi digital di daerah.

“Digitalisasi merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien. Melalui forum ini, kita memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mendorong percepatan digitalisasi di berbagai sektor,” ujar Wahyu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi digitalisasi di Provinsi Bengkulu dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Reporter: Redaksi