“Dulu Berlumpur, Kini Mulus: Warga Lebong Sebut Ini Bukti Nyata Program Bantu Rakyat”

Warga bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam acara syukuran penuh haru, Sabtu (7/2)/Kabardaring
Penulis: Redaksi
Minggu, 08 Februari 2026 | 01:19:21 WIB

KABARDARING.ID – Tangis haru dan rasa syukur tak terbendung saat warga Desa Tambang Sawah, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, akhirnya melihat jalan desa mereka berubah total. Setelah bertahun-tahun hidup dengan jalan rusak, berlumpur, dan sulit dilalui, kini impian itu benar-benar menjadi kenyataan: jalan mulus telah hadir di depan mata mereka.

Momen bersejarah itu dirayakan warga bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam acara syukuran penuh haru, Sabtu (7/2). Bagi masyarakat, ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi simbol perubahan besar yang selama ini hanya menjadi harapan.

Kepala Desa Tambang Sawah, Zulkarnain, menyebut pembangunan jalan tersebut sebagai jawaban atas doa panjang masyarakat.

“Bertahun-tahun kami menunggu. Di masa Pak Gubernur Helmi Hasan, akhirnya jalan kami mulus. Ini bukan sekadar jalan, ini harapan baru bagi desa kami. Terima kasih Pak Gubernur,” ujarnya dengan suara bergetar.

Warga bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam acara syukuran penuh haru, Sabtu (7/2)

Selama ini, warga harus berjuang melewati jalan rusak untuk beraktivitas, membawa hasil kebun, hingga mengakses pendidikan dan layanan kesehatan. Kini, semua berubah. Jalan mulus membuka akses, membuka peluang, dan membuka masa depan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan, pembangunan jalan merupakan bagian dari komitmen nyata Program Bantu Rakyat yang ia jalankan bersama Wakil Gubernur Mian.

“Jalan mulus ini memang untuk rakyat. Kalau jalannya baik, ekonomi bergerak, anak-anak mudah ke sekolah, dan masyarakat bisa hidup lebih sejahtera,” tegas Helmi Hasan.

Tampak kamera drone merekam kondisi jalan usai dibangun

Ia memastikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Pada tahun 2025, Pemprov Bengkulu mengalokasikan Rp55,9 miliar melalui APBD untuk pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Lebong, termasuk ruas strategis Muara Aman – Tambang Sawah yang selama ini menjadi akses vital masyarakat.

Helmi juga berpesan agar masyarakat ikut menjaga jalan yang telah dibangun.

“Ini milik rakyat. Mari kita jaga bersama. Dari jalan inilah masa depan desa akan tumbuh,” ujarnya.

Kini, wajah Desa Tambang Sawah telah berubah. Jalan yang dulu menjadi simbol keterbatasan, kini menjadi simbol harapan.

Bagi warga, jalan mulus ini bukan hanya mempermudah perjalanan. Ini adalah bukti bahwa negara hadir. Bukti bahwa mereka tidak lagi dilupakan. Dan bukti bahwa perubahan itu benar-benar nyata. ***

Reporter: Redaksi