Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto Berpulang, Kagama Kehilangan Sosok Muda Visioner

Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, meninggal dunia dalam usia 33 tahun/Screenshot dari Instagram @bennyindra.a
Penulis: Redaksi
Minggu, 08 Februari 2026 | 00:46:48 WIB

KABARDARING.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Klaten atas berpulangnya Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto. Kepergian sosok muda yang dikenal visioner dan penuh semangat itu meninggalkan kehilangan besar, tidak hanya bagi pemerintahan daerah, tetapi juga bagi komunitas alumni yang selama ini ia bina.

Benny Indra Ardhianto merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2015. Ia juga meraih gelar Magister Manajemen (MBA) dari kampus yang sama, memperkuat kapasitasnya sebagai pemimpin muda yang memiliki bekal akademik dan visi pembangunan yang jelas.

Pria yang akrab disapa “Mas Wakil” ini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kagama Klaten dalam Musyawarah Cabang yang digelar di Borobudur Ballroom Grand Tjokro Hotel Klaten pada 4 Oktober 2025. Kepemimpinannya diharapkan mampu memperkuat peran Kagama dalam mendukung pembangunan daerah.

Guru Besar Fakultas Geografi UGM sekaligus sesepuh Kagama Klaten, Prof. Suratman, mengaku sangat terkejut atas kabar duka tersebut. Ia menilai Benny sebagai sosok muda yang memiliki komitmen kuat untuk memajukan daerah melalui kolaborasi dengan para alumni.

“Saya benar-benar tidak menyangka. Beliau masih sangat muda dan memiliki keinginan besar agar para pakar Kagama dapat memberikan sumbangsih nyata untuk memajukan Klaten,” ungkapnya.

Pertemuan terakhir mereka terjadi pada 9 Januari 2026, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Sinergi Universitas Gadjah Mada dan Kagama: World Class University di aula rumah dinas Wakil Bupati Klaten. Dalam forum tersebut, Benny secara langsung mengundang para alumni untuk memberikan masukan, kritik, dan saran demi mendukung program pembangunan Kabupaten Klaten bersama Bupati Hamenang.

“Para pakar Kagama dikumpulkan untuk memberi masukan sebagai bahan pertimbangan agar pembangunan Klaten semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Suratman.

Hal senada disampaikan tokoh Kagama Klaten, dr. Ronny Roekmito. Ia mengaku sangat kehilangan sosok pemimpin muda yang selama ini dikenal aktif dan penuh dedikasi.

“Kepergian Mas Benny sangat mengejutkan. Saat terakhir bertemu, beliau tampak sehat dan penuh semangat,” ujarnya.

Benny dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki etika tinggi dan komitmen kuat terhadap kemajuan daerah. Ia memiliki harapan besar agar Kagama dapat berperan aktif memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Klaten.

Dalam salah satu kesempatan, Benny pernah menyampaikan pentingnya peran para senior Kagama dalam memberikan pandangan dan masukan strategis bagi pemerintah daerah.

“Kami membutuhkan advice dari para senior Kagama sebagai bahan pertimbangan agar pembangunan Klaten bisa berjalan lebih baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” kata Benny kala itu.

Kepergian Benny Indra Ardhianto meninggalkan duka mendalam sekaligus warisan semangat bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi daerah. Sosoknya akan dikenang sebagai pemimpin muda yang visioner, berdedikasi, dan memiliki mimpi besar untuk kemajuan Klaten. ***

Reporter: Redaksi