Lucky Widja Element Wafat di Usia 49 Tahun, Jejak Karier dan Biodata Lengkap Sang Vokalis
KABARDARING.ID – Industri musik Indonesia berduka. Lucky Widja, vokalis band Element, meninggal dunia pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 22.26 WIB di RS Halim, Jakarta. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh rekan satu band-nya, Ferdy Tahier, melalui unggahan media sosial.
Lucky berpulang dalam usia 49 tahun, meninggalkan jejak panjang sebagai salah satu suara ikonik musik pop Indonesia era akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Ucapan belasungkawa dan kenangan mengalir dari para sahabat dan rekan bermusik. Ferdy Tahier mengenang Lucky bukan hanya sebagai partner panggung selama lebih dari dua dekade, tetapi juga sebagai sahabat dan saudara, seraya memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan husnul khotimah. Gitaris Element, Arya, turut menyampaikan doa dan kenangan, membuat kabar duka ini cepat menyebar di kalangan musisi dan penggemar.
Jenazah Lucky Widja rencananya dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin, 26 Januari 2026, setelah salat Zuhur.
Sosok dan Perjalanan Karier
Nama Lucky Widja melekat kuat dengan Element, band pop yang meraih popularitas besar lewat deretan lagu hits yang menjadi soundtrack generasi. Karakter vokalnya yang khas menjadi salah satu identitas utama band tersebut.
Sebelum dikenal luas sebagai musisi, Lucky mengawali langkah di dunia hiburan sebagai model. Ia tercatat pernah meraih juara Top Guess dalam kontes majalah Aneka pada 1996, yang kemudian membuka jalannya ke dunia panggung dan industri musik.
Biodata Singkat Lucky Widja
Nama lengkap: Lucky Widja
Nama panggung: Lucky Widja Element
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 1976
Usia saat wafat: 49 tahun
Profesi: Musisi, vokalis
Grup musik: Element
Agama: Islam
Wafat: 25 Januari 2026
Tempat wafat: RS Halim, Jakarta
Kepergian Lucky Widja meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga bagi penggemar yang tumbuh bersama lagu-lagu Element. Suaranya mungkin telah senyap, namun karyanya akan terus hidup dalam ingatan publik. ***