Pemkab Bengkulu Tengah Ikat Komitmen Kinerja, Wabup Tekankan Target Hingga Level Staf
KABARDARING.ID — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmen penguatan kinerja birokrasi melalui apel pagi yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kinerja pejabat eselon II dan para camat, Senin pagi, di halaman Kantor Bupati Bengkulu Tengah.
Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, dan dihadiri Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, Sekretaris Daerah Drs. Tomi Marisi, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, serta undangan lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan instrumen pengikat tanggung jawab yang harus dijalankan secara berjenjang hingga ke level paling bawah.
“Perjanjian kinerja ini harus diturunkan secara bertahap, mulai dari eselon II, eselon III, eselon IV, pejabat fungsional, sampai ke seluruh staf. Semua harus tahu target, sasaran, dan tanggung jawabnya,” tegas Tarmizi.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen pelaksanaan dan pelaporan berkala kepada pimpinan daerah. Menurutnya, kejelasan target dan evaluasi rutin menjadi kunci agar program pemerintah daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Setiap pejabat dan staf wajib memahami apa yang dikerjakan, berkomitmen penuh, dan melaporkan progresnya secara berkala kepada Bupati,” ujarnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kinerja oleh Bupati Bengkulu Tengah, pejabat eselon II, serta para camat sebagai simbol penguatan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja bertujuan memastikan seluruh program kerja pemerintah daerah memiliki target yang jelas, terukur, dan mudah dievaluasi.
“Dengan perjanjian kinerja ini, kita mengetahui secara rinci apa yang harus dilakukan, capaian yang ditargetkan, serta evaluasi yang akan dilakukan. Saya berharap seluruh kepala OPD dan camat menjalankan komitmen ini dengan sungguh-sungguh,” kata Rachmat.
Melalui mekanisme ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap budaya kerja birokrasi semakin terarah, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. ***