KABARDARING.ID – Tim nasional sepak bola Iran dikabarkan memutuskan untuk tidak melanjutkan partisipasi dalam ajang FIFA World Cup 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Keputusan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik dan konflik antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel. Pemerintah Iran menyebut situasi keamanan dan kondisi geopolitik menjadi faktor utama yang memengaruhi langkah tersebut.
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali menyatakan bahwa situasi politik yang memanas membuat negaranya sulit berpartisipasi dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Ia juga menyinggung peristiwa yang disebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Menurut Donyamali, kondisi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir telah memicu konflik berkepanjangan serta menimbulkan korban jiwa di negaranya.
“Kondisi yang terjadi membuat kami tidak mungkin mengikuti turnamen tersebut,” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip media internasional, Jumat (13/3/2026).
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menanggapi kabar tersebut melalui media sosial. Ia menyebut tim nasional Iran sebenarnya diperbolehkan tampil di Piala Dunia, namun menyinggung aspek keamanan yang menurutnya perlu dipertimbangkan.
Pernyataan itu kemudian direspons oleh pihak tim nasional Iran yang menegaskan bahwa mereka telah memastikan tempat di putaran final melalui jalur kualifikasi resmi yang diselenggarakan oleh FIFA.
Dalam pernyataan resminya, tim Iran menyebut tidak ada negara yang dapat secara sepihak menentukan keikutsertaan peserta Piala Dunia karena seluruh proses berada di bawah otoritas FIFA.
Sebelumnya, Iran dijadwalkan berada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Pada jadwal awal turnamen, Iran direncanakan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni 2026 di SoFi Stadium.
Pertandingan berikutnya melawan Belgia dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 di stadion yang sama, sementara laga terakhir fase grup menghadapi Mesir direncanakan digelar pada 26 Juni 2026 di Lumen Field.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait kemungkinan perubahan peserta maupun dampak keputusan Iran terhadap format turnamen tersebut. ***
