Tiga Pelajar Tewas Hanyut di Air Terjun Lemeu, Berikut Identitas dan Kronologinya

Tangkapan layar salah satu korban saat ditemukan dibawa ke mobil ambulans/KabarDaring.ID
Penulis: Redaksi
Senin, 04 Mei 2026 | 21:32:00 WIB

KABARDARING.ID – Insiden tragis terjadi di kawasan wisata Air Terjun Lemeu, Kabupaten Lebong, pada Senin (4/5/2026) sore. Sebanyak tiga pelajar dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus, sementara lima lainnya berhasil selamat.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Syaprul, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, laporan pertama diterima BPBD sekitar pukul 18.31 WIB dari masyarakat setempat.

“Benar, kami menerima laporan adanya kejadian orang hanyut di Air Terjun Lemeu. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur terkait,” ujar Syaprul.

Dokumen petugas saat menyisir keberadaa korban

Diketahui, rombongan berjumlah delapan orang yang merupakan pelajar kelas XI IPA 5 datang ke lokasi wisata tersebut untuk berlibur. Namun, saat berada di area air terjun, terjadi insiden yang menyebabkan beberapa dari mereka terseret arus.

“Sebagian korban berhasil menyelamatkan diri, sementara lainnya terbawa arus. Proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan,” tambahnya.

Dari hasil pencarian, lima orang dinyatakan selamat, yakni Tegar Keanu Al Qayyum, Salsa Chya Ramadhani, Farhan Novendri, Carysa, dan Najwa Assyifa.

Sementara itu, tiga korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yaitu Aulia Febriyani, Hanifa Al Maq, dan Al Fahri Rahmadhan.

Syaprul menyampaikan bahwa proses pencarian telah resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dinyatakan selesai,” tegasnya.

Mengutip data BPBD Lebong, kronologi Kejadian berawal saat rombongan berangkat ke lokasi wisata Air Terjun Lemeu untuk berwisata.

Saat berada di area air terjun, terjadi insiden hanyut di aliran air, beberapa korban berhasil menyelamatkan diri, sementara lainnya terbawa arus. Warga sekitar dan rekan korban kemudian meminta bantuan untuk proses pencarian.

Dalam proses pencarian, BPBD Lebong mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berkoordinasi dengan TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.

Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di lokasi dengan potensi bahaya seperti aliran air deras.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca maupun lingkungan sekitar saat berwisata karena cuaca ekstrem,” tutup Syaprul.  ******

Reporter: Redaksi